
ANTARA/HO-Humas Polres Gresik)
Penulis: Gilang Budi Raharja
TVRINews, Jatim
Sebuah kecelakaan maut terjadi antara sebuah bus dan mobil pribadi yang mengangkut rombongan jamaah umrah di jalan raya Duduksampeyan, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, pada Kamis, 10 April 2025, pagi hari. Dalam kecelakaan tersebut, seluruh penumpang mobil pribadi yang terlibat menjadi korban jiwa.
Kecelakaan tersebut melibatkan sebuah mobil Panther yang mengangkut rombongan jamaah umrah dan bus Rajawali Indah. Mobil Panther tersebut mengangkut tujuh orang, termasuk pengemudi, sementara bus tersebut membawa 15 penumpang.
Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Timur, Kombes Komarudin, menjelaskan bahwa empat korban meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara tiga korban lainnya meninggal dunia saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Ibnu Sina Gresik.
"Seluruh penumpang mobil minibus, sebanyak tujuh orang, meninggal dunia," ujar Kombes Komarudin, Kamis (10/4/2025).
Kronologi kecelakaan bermula ketika mobil Panther melaju dari arah Lamongan menuju Gresik. Sesampainya di lokasi kejadian, kendaraan tersebut tiba-tiba oleng ke kanan dan melewati marka jalan. Pada saat yang bersamaan, dari arah berlawanan melaju Bus Rajawali Indah. Karena jarak yang terlalu dekat, tabrakan antara keduanya pun tidak dapat dihindari.
"Untuk penyebab kecelakaan ini masih dalam penyelidikan," tambahnya.
Identitas ketujuh korban tewas dalam kecelakaan ini adalah Muhammad Aqib (27), seorang calon jamaah umrah; Besar (65); Lislikah (53); Wiwik Sunarti (43); Akhmad Basuki (49); M. Al Fatih (3); dan Hafiz Gandawiharja (17).
Sementara itu, dua korban luka-luka adalah sopir dan kernet bus. Mereka adalah Khoirul Anam (22), kernet bus asal Bojonegoro, dan Suwarno (46), sopir bus asal Tuban. Keduanya mengalami patah tulang dan kini dirawat di rumah sakit.
"Keduanya mengalami patah tulang dan sedang menjalani perawatan," tandas Kombes Komarudin.
Baca Juga: Menkop Budi Arie Ungkap Tujuh Strategi Jalankan Inpres Pembentukan Kopdes Merah Putih
Editor: Redaktur TVRINews
