
Penulis: Christhoper Natanael Raja
TVRINews, Jakarta
Hasan Nasbi resmi ditunjuk sebagai Penasihat Khusus Presiden bidang Komunikasi. Ia menegaskan komitmennya untuk memperkuat koordinasi lintas lembaga guna meningkatkan efektivitas penyampaian informasi pemerintah kepada publik.
Dalam pernyataannya di Istana Negara, Jakarta, Senin, 27 April 2026, Hasan menyebut perannya akan difokuskan pada sinergi dengan berbagai pihak, termasuk Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom RI) dan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).

“Untuk memperkuat lagi bidang komunikasi yang dikeluarkan oleh pemerintah, supaya pesan-pesan yang ingin disampaikan publik itu bisa lebih baik lagi, bisa jauh lebih sampai dan bisa dipahami oleh masyarakat,” ujar Hasan, Senin, 27 April 2026.
Ia menyoroti tantangan utama komunikasi pemerintah, yakni memastikan informasi dapat diterima secara utuh sekaligus menangkal misinformasi yang beredar di tengah masyarakat.
“Termasuk juga nanti dari pemerintah tentu akan dan harus juga meluruskan hal-hal, berita-berita, pemahaman atau informasi yang tidak benar terhadap pemerintah,” ucap Hasan.
Hasan menambahkan dirinya siap berkontribusi tidak hanya dalam aspek strategi, tetapi juga pada substansi pesan komunikasi pemerintah agar lebih terarah dan tepat sasaran.
“Jadi, kalau mungkin nanti akan ada di Bakom, ada di Komdigi, kita mungkin nanti akan membantu pemerintah dalam soal strategi, dalam soal yang sifatnya mungkin ke substansi,” kata Hasan.
Selain itu, ia juga membuka ruang komunikasi yang lebih intens dengan media massa sebagai mitra penting dalam penyampaian informasi kepada publik.
“Ketemu dengan teman-teman media kita juga insya Allah siap. Nanti kita sering ketemu,” tutur Hasan.
Editor: Redaksi TVRINews
