
Rusunawa Pasar Rumput: Solusi Hunian bagi Korban Kebakaran dan Masyarakat Berpenghasilan Rendah
Penulis: Nisa Alfiani
TVRINews, Jakarta
Pemprov DKI Jakarta melakukan open house Pasar Rumput, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, untuk warga yang tidak memiliki tempat tinggal, Jumat, 1 November 2024.
Penjabat Gubernur DKI Jakarta, Teguh Setyabudi didampingi Menteri Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman, Maruarar Sirait.
Teguh mengatakan, seharusnya kegiatan open house ini digelar pada pukul 14.00 WIB, tapi karena takut terjadi antrean panjang maka dipercepat menjadi pukul 10.00 WIB.
"Rusunawa Pasar Rumput ini ada sebanyak 1.985 unit, nantinya diperuntukan pertama 418 unit bagi mereka yang mengalami kebakaran (Manggarai) yang sudah masuk pada 15 Agustus dan keluar pada 15 November," ucapnya.
Teguh menambahkan, bahwa Mereka para korban kebakaran ini selama tiga bulan kemarin menempato secara gratis atau tanpa membayar sewa ke Perumda Pasar Jaya.
Namun, kata Teguh, sesuai arahan dari Menteri Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman, para korban ini diberi keringanan yaitu gratis sampai 27 Oktober 2025 mendatang.
Syaratnya para korban ini, katanya, harus memiliki KTP DKI dan mendapat rekomendasi dari Pemkot Jakarta Selatan.
Selain itu, warga yang berada di Bantaran Kali Ciliwung juga akan direlokasi ke Rusunawa Pasar Rumput sebanyak 271 unit.
"Nanti sisanya adalah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dengan kisaran harga yang sudah kami hitung adalah Rp 1,1 juta dan paling mahal Rp 2,2 juta," terangnya.
Teguh mengaku, nantinya ASN, TNI dan Polri serta guru yang bekerja di Jakarta bisa juga menempati rumah susun sewa tersebut.
Namun, katanya, mereka harus melampirkan syarat yaitu surat rekomendasi dari instansi tempatnya bekerja.
Sebagai contoh Teguh sempat bertemu dengan seorang guru honorer yang mengajar di sekitar Setyabudi dan untuk menghemat biaya transportasi maka boleh tinggal di sana.
Kemudian, ASN, TNI dan Polri yang tinggalnya jauh dari tempat dinas juga bisa sewa Rusun tersebut agar tidak jauh.
Editor: Redaktur TVRINews
