
Penulis: Ricardo Julio
TVRINews, Jakarta
Kehadiran program Makan Bergizi Gratis (MBG) membawa angin segar bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di ibu kota. Salah satunya adalah pabrik tempe Super Raos di Kramat Jati, Jakarta Timur, yang mengalami peningkatan permintaan sejak program ini diluncurkan pada awal tahun 2025.
Hingga saat ini, pabrik tersebut telah menjadi pemasok tetap tempe bagi dua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG di wilayah Jakarta Timur, yakni di kawasan Matraman dan Condet.

Perajin tempe Super Raos, Ijan, menyatakan bahwa program inisiasi pemerintah ini memberikan dampak nyata terhadap pendapatan usahanya melalui kerja sama yang terjalin dengan dapur-dapur penyedia makanan.
“Alhamdulillah dengan adanya program MBG dari Pak Prabowo (Presiden RI), untuk pendapatan menambah. Dan beberapa dapur MBG yang sudah berlangganan di pabrik tempe Super Raos ada di daerah Matraman satu, sama Condet satu,” kata Ijan pada Sabtu, 25 April 2026.

Ijan menilai keberadaan program MBG memiliki cakupan manfaat yang sangat luas. Tidak hanya fokus pada pemenuhan nutrisi bagi siswa sekolah, lansia, dan ibu hamil, tetapi juga secara langsung menggerakkan roda ekonomi para pedagang dan produsen bahan pangan lokal.
“Saya pribadi sangat terbantu, dengan adanya program MBG ini, Alhamdulillah omzet untuk pedagang seperti saya nambah,” ucapnya.
Melihat dampak positif pada sektor ekonomi kerakyatan tersebut, Ijan menyampaikan apresiasinya kepada pemerintah. Ia berharap program ini dapat terus dipertahankan dan berjalan secara berkelanjutan agar manfaatnya bisa dirasakan oleh lebih banyak pelaku UMKM di masa mendatang.
“Saya mengucapkan banyak banyak terima kasih atas program Bapak Presiden Prabowo. Dengan adanya program MBG ini ekonomi saya pribadi sangat terbantu. Untuk ke depannya saya masih berharap MBG dapat berjalan lancar,” tutup Ijan.
Editor: Redaksi TVRINews
