
Foto: Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas) (TVRINews/Krisafika Taraisya)
Penulis: Krisafika Taraisya Subagio
TVRINews, Jakarta
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas) meminta agar anggaran kementeriannya ditingkatkan dalam pembahasan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) serta Rencana Kerja Pemerintah (RKP) tahun 2026. Menurutnya, besarnya beban kerja dan luasnya cakupan koordinasi tidak sebanding dengan anggaran yang saat ini tersedia.
"Anggaran kita ini kecil, padahal tugasnya banyak. Kalau bisa didukung, ya ditambah," ujar Zulhas kepada wartawan, usai menghadiri rapat kerja Badan Anggaran (Banggar) DPR RI bersama para menteri koordinator di kompleks parlemen, Jakarta, Senin, 7 Juli 2025.
Zulhas menjelaskan bahwa selama delapan bulan menjabat sebagai Menko Pangan, ia harus menangani banyak program lintas sektor yang memerlukan koordinasi intensif di tingkat pusat hingga daerah. Ia menyebut memiliki lebih dari 13 program berbasis Inpres, Keppres, dan Perpres, yang menuntut kerja operasional di lapangan.
"Misalnya seperti program Desa Merah Putih, itu saya harus keliling Indonesia untuk menyampaikan langsung ke daerah agar program bisa dipahami dan dijalankan," ungkapnya.
Saat ini, anggaran Kemenko Pangan berada di angka sekitar Rp134 miliar. Zulhas berharap bisa mendapat tambahan anggaran hingga dua kali lipat agar fungsi koordinasi berjalan lebih efektif dan menyentuh langsung ke daerah-daerah.
"Naiknya enggak banyak, tapi perlu. Supaya kerja kita bisa berjalan lebih baik," ucapnya.
Permintaan penambahan anggaran ini akan menjadi bagian dari pembahasan lanjutan Banggar DPR RI bersama pemerintah dalam menyusun rencana anggaran nasional untuk tahun 2026.
Baca Juga:
| RI Siapkan 20.000 Hektar Lahan Untuk Bantu Pangan Palestina |
Editor: Redaksi TVRINews
