
Foto: TVRINews.com
Penulis: Fityan
TVRINews, Bekasi
Optimalisasi Operasional Trans Jawa untuk Kelancaran Arus Lalu Lintas
Jasamarga Transjawa Tol (JTT) memastikan seluruh infrastruktur dan layanan operasional di koridor Tol Trans Jawa tetap dalam kondisi siaga penuh selama periode libur panjang Paskah, untuk menjamin stabilitas arus lalu lintas serta kenyamanan bagi para pengguna jalan.
Jasamarga Transjawa Tol, telah melakukan integrasi layanan di seluruh lini operasional. Dengan kesiapan mencakup aspek transaksi, manajemen lalu lintas, hingga kesigapan unit darurat di lapangan.
"JTT memastikan seluruh lini pelayanan tetap berjalan prima, mulai dari layanan transaksi di gerbang tol, pengaturan lalu lintas, hingga layanan pengguna jalan.
Hal ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk menghadirkan perjalanan yang aman, nyaman, dan andal," ujar Ria Marlinda Paallo dari Jasamarga Transjawa Tol, dalam keterangan di Laman resmi Jasa Marga, Jumat 2 April 2026.
Fokus pada Titik Krusial
Pihak pengelola secara khusus memberikan atensi pada empat ruas utama yang diprediksi mengalami peningkatan volume kendaraan, yakni:
- Jalan Tol Jakarta–Cikampek
- Jalan Tol Palimanan–Kanci
- Jalan Tol Semarang Seksi A, B, C
- Jalan Tol Surabaya–Gempol
Untuk mengantisipasi antrean di gerbang tol, JTT memaksimalkan pengoperasian gardu serta menyiagakan petugas Mobile Reader (MR). Langkah preventif ini diharapkan dapat mempercepat durasi transaksi pada jam-jam puncak.
Guna mendukung aspek keselamatan, JTT mengerahkan puluhan armada pendukung yang bersiaga selama 24 jam. Kekuatan personil di lapangan didukung oleh 29 unit derek, 17 unit Patroli Jalan Raya (PJR), 19 unit Mobile Customer Service (MCS), serta unit ambulans dan rescue.
Sistem pemantauan juga dilakukan secara digital melalui jaringan CCTV yang terhubung langsung dengan pusat kendali informasi. Informasi kondisi jalan terkini disalurkan kepada publik melalui Dynamic Message Sign (DMS) di berbagai titik strategis.
Ria juga menambahkan bahwa kenyamanan di Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) atau rest area menjadi prioritas. "JTT bersama pengelola rest area memastikan ketersediaan fasilitas umum seperti toilet, air bersih, area parkir, serta menjaga kebersihan dan keamanan lingkungan demi kenyamanan pengguna jalan," jelasnya.
Koordinasi Strategis
Dalam menghadapi potensi kepadatan, JTT terus bersinergi dengan pihak Kepolisian. Rekayasa lalu lintas akan diterapkan secara situasional berdasarkan diskresi petugas di lapangan untuk memecah penumpukan kendaraan.
Sebagai langkah persiapan mandiri, masyarakat diimbau untuk memastikan kelayakan kendaraan dan kecukupan saldo uang elektronik sebelum memulai perjalanan.
Bagi pengguna jalan yang memerlukan bantuan atau informasi terkini, Jasa Marga menyediakan layanan One Call Center di nomor 14080 (atau 133 sesuai referensi sumber) serta aplikasi TRAVOY yang dapat diakses melalui ponsel pintar.
Editor: Redaksi TVRINews
