
Penulis: Intan Kw
TVRINews, Jakarta
Kementerian Agama (Kemenag) menerima sebanyak 100 ton kurma dari Pemerintah Kerajaan Arab Saudi yang diserahkan secara simbolis oleh Duta Besar Arab Saudi pada 11 Februai 2026. K
Kepala Biro Umum Aceng Abdul Azis mengatakan kurma tersebut akan didistribusikan selama Ramadan 1447 Hijriah. Ia menambahkan, Kementerian Agama telah menerbitkan edaran Sekjen Kemenag terkait Pelaksanaan Distribusi Kurma Bantuan Pemerintah Kerajaan Arab Saudi Tahun 2026.
Edaran tersebut diterbitkan untuk memastikan proses distribusi berjalan secara tertib, tepat sasaran, transparan, dan akuntabel kepada umat Islam Indonesia.
“Kurma bantuan dari Arab Saudi akan didistribusikan pada Ramadan 1447 H. Dari 100 ton yang diberikan, sebanyak 10 ton didistribusikan oleh Kedutaan Besar Kerajaan Arab Saudi di Jakarta,” kata Aceng, dikutip dari siaran persnya, Kamis, 19 Februari 2026.
Selain melalui Kedutaan Arab Saudi di Jakarta, kurma ini juga disalurkan melalui lembaga DPR dan DPD. Di samping itu, Kemenag mendistribusikan kurma ini ke pesantren, masjid, musalla, jurnalis, dan ormas Islam.
"Sehingga penerima sebagian besar juga melakukan peran penyaluran atau redistribusi," ucapnya.
Menurut Aceng, distribusi kurma ini dilaksanakan berdasarkan prinsip transparansi, akuntabilitas, pemerataan, dan tepat sasaran.
“Alangkah eloknya jika 100 ton bisa sampai ke umat. Tapi rasanya belum cukup. Namun sebagai amanah, kurma bantuan ini akan segera kami bagikan sesuai target,” ujarnya.
Aceng memastikan kurma tersebut akan didistribusikan tanpa tersisa.
“Kurma ini didistribusikan sampai habis, tanpa sisa atau zero waste distribution policy di Ramadan 2026,” tuturnya.
Editor: Redaksi TVRINews
