
Penulis: Redaksi TVRINews
TVRINews, Jakarta
Menyambut perhelatan akbar Piala Dunia 2026, Lembaga Penyiaran Publik Televisi Republik Indonesia (LPP TVRI) menegaskan kesiapan teknis untuk memastikan seluruh masyarakat Indonesia dapat menikmati siaran secara stabil, aman, dan tanpa gangguan.
Sebagai Lembaga Penyiaran Publik, TVRI memandang ajang ini bukan sekadar tayangan olahraga internasional, melainkan momentum kebersamaan nasional yang harus dapat diakses secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat.
TVRI menyampaikan kepada publik bahwa seluruh infrastruktur penyiaran tengah dipersiapkan secara optimal. Pemeriksaan menyeluruh dilakukan terhadap perangkat studio, sistem transmisi, hingga distribusi sinyal di tingkat pusat dan daerah.
Langkah ini merupakan bagian dari komitmen TVRI untuk menjaga kualitas gambar dan suara tetap prima selama berlangsungnya pertandingan. TVRI juga memastikan sistem penyiaran digital yang telah diterapkan secara nasional dapat mendukung kualitas siaran yang lebih jernih dan stabil.
Dari sisi jangkauan, TVRI memiliki jaringan penyiaran terluas di Indonesia dengan 34 stasiun TVRI daerah yang tersebar di seluruh provinsi. Didukung 189 menara pemancar, cakupan siaran TVRI menjangkau 75% wilayah Indonesia dari perkotaan hingga daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Infrastruktur tersebut memungkinkan mayoritas masyarakat Indonesia, termasuk di wilayah perbatasan dan kepulauan, untuk mengakses siaran Piala Dunia 2026 melalui siaran terestrial digital.
Direktur Utama LPP TVRI, Iman Brotoseno, menyampaikan bahwa Piala Dunia 2026 adalah mandat pelayanan publik.
"Pesan kami kepada masyarakat sangat jelas: TVRI siap secara teknis. Kami telah melakukan peningkatan kualitas feed siaran hingga standar HDTV pada kanal TVRI Nasional dan TVRI Sport. Tidak boleh ada diskriminasi akses, baik masyarakat di kota besar maupun di wilayah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal) harus bisa menikmati demam sepak bola dunia ini secara berkualitas hanya dengan antena digital biasa," tegasnya.
Dalam menjaga stabilitas siaran, TVRI menerapkan sistem mitigasi teknis berlapis. Audit dan penguatan infrastruktur dilakukan melalui pengujian kapasitas perangkat, pembaruan sistem distribusi sinyal, serta uji beban siaran untuk mengantisipasi lonjakan trafik. Selain itu, TVRI menyiapkan sistem redundansi atau cadangan pada jalur distribusi siaran, termasuk penyediaan link utama dan cadangan, sistem kelistrikan ganda, serta perangkat pendukung yang siap beroperasi apabila terjadi gangguan.
Melalui berbagai langkah strategis tersebut, TVRI menegaskan komitmen untuk menghadirkan siaran Piala Dunia 2026 yang andal, aman, dan merata. Dengan kesiapan teknis yang matang dan sistem mitigasi yang terintegrasi, TVRI optimistis dapat menjadi jembatan bagi seluruh masyarakat Indonesia untuk menikmati momen sepak bola dunia dengan kualitas siaran terbaik.
Editor: Redaktur TVRINews
