
Foto: Biro Humas Kominfo
Penulis: Galuh
TVRINews, Jakarta
Pemerintah terus membangun infrastruktur digital agar dapat meningkatkan perekonomian warga yang tinggal di pedesaan.
Hal itu disampaikan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi saat meninjau lokasi pembangunan Tower Base Transceiver Station (BTS) di Desa Buwun Mas, Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Rabu, 27 Juli 2023.
Menkominfo menyatakan infrastruktur Base Trensceiver Station (BTS) 4G akan juga dapat meningkatkan layanan publik pemerintahan, pendidikan dan kesehatan kepada masyarakat.
Baca juga: Jadi Tersangka, Kabasarnas Henri Miliki Aset Rp 10,9 miliar
“Pembangunan BTS tentu memiliki tujuan utama untuk meningkatkan akses internet di fasilitas publik di seluruh Indonesia. Ke depan, akses internet di Indonesia akan makin cepat dan terjangkau, terutama bagi daerah-daerah yang sebelumnya mengalami kesulitan dalam mendapatkan layanan internet,” jelasnya dikutip dalam rilisnya, Kamis, 28 Juli 2023.
Menurut Menkominfo, pembangunan BTS merupakan wujud upaya nyata dan keseriusan Pemerintah dalam melakukan pemerataan pembangunan infrastruktur digital. Dengan memiliki akses internet yang lebih baik, maka sektor layanan pemerintahan, pendidikan, dan kesehatan akan dapat ditingkatkan secara signifikan.
“BTS ini bisa memancarkan sinyal sejauh 5 Km. Mudah-mudahan bisa dipakai buat komunikasi. Pada waktunya, kita tingkatkan lagi kapasitasnya sehingga bisa dipakai untuk melayani kebutuhan pendidikan, kesehatan dan lain-lain. Pokoknya semua sinyal di daerah-daerah 3T harus kita wujudkan. Kenapa harus akses digital sinyal ini? Karena semuanya nanti akan bergerak menuju digital, seperti kesehatan, pendidikan,” tuturnya.
Menteri Budi Arie mengatakan, masyarakat yang tinggal di daerah terdepan, tertinggal dan terpencil juga berhak mendapatkan layanan yang sama seperti masyatakat di perkotaan.
“Jadi, semua BTS, semua akses digitalisasi, harus diwujudkan ke seluruh masyarakat Indonesia tanpa terkecuali. Jadi, saya sudah bilang kepada Pak Presiden kalau di kota sudah tidak ada lagi persoalan sinyal, yang perlu menjadi perhatian itu ada di desa-desa,” ujar Menkominfo.
Untuk bidang pendidikan, kehadiran BTS penting agar anak didik tidak tertinggal informasi. Menurut Menkominfo, digitalisasi membuka semua peluang, cakrawala, orang bisa dari manapun bisa cepat mengakses informasi. Ia mengakui mendapat laporan dari Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin yang menyatakan saat ini ada 1.200 puskesmas yang belum memiliki akses internet.
Baca juga: KPK Tetapkan Kabasarnas Henri Sebagai Tersangka Korupsi
“Saya juga baru dapat daftar dari Menteri Kesehatan, ternyata ada 1.200 puskesmas yang belum punya akses internet, saya rasa salah satunya ada juga di NTB,” ucap Menkominfo.
Dengan demikian, Menteri Budi Arie menegaskan tidak ingin proyek pembangunan BTS 4G terbengkalai. Menkominfo menyebut, penyelesaian BTS 4G akan dilakukan dengan cepat.
“Memang towernya sudah berdiri dan siap berfungsi, tinggal kita rapikan beberapa hal. Terutama perjanjian-perjanjian dengan operator seluler. Dan kita sudah berjanji sebelum 17 Agustus nanti bisa digunakan untuk melayani masyarakat,” katanya.
Editor: Redaktur TVRINews
