
.
Penulis: Fityan
TVRINews, Jakarta
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memastikan pemerintah akan segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap aspek konstruksi semua bangunan pondok pesantren (ponpes) di Indonesia. Langkah ini dilakukan sesuai dengan arahan langsung Presiden Prabowo Subianto.
“Semua pondok pesantren akan kita evaluasi sesuai arahan Presiden,” ujar Dody dalam keterangan yang dikutip, Selasa, 7 Oktober 2025.
Dody menjelaskan, Kementerian PU akan bekerja sama dengan sejumlah pihak, termasuk Kementerian Agama, Kementerian Dalam Negeri, dan pemerintah daerah, untuk memastikan seluruh bangunan pesantren dibangun sesuai standar keselamatan dan ketentuan teknis yang berlaku.
Ia menegaskan, fokus utama pemerintah saat ini adalah proses penyelamatan dan evakuasi korban akibat runtuhnya bangunan tiga lantai di Pondok Pesantren Al Khoziny.
“Prioritas kami sekarang adalah menyelamatkan korban. Evaluasi terhadap konstruksi akan dilakukan setelah seluruh proses evakuasi selesai,” jelasnya.
Dody menambahkan, pemerintah akan melakukan perbaikan menyeluruh di berbagai aspek, termasuk pengawasan teknis dan perizinan bangunan, guna mencegah terulangnya tragedi serupa di kemudian hari.
Berdasarkan data terbaru Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) hingga Senin, 6 Oktober 2025 pukul 19.00 WIB, tercatat 63 korban meninggal dunia, dengan enam di antaranya dalam kondisi tidak utuh.
“Kami akan pastikan langkah-langkah pencegahan diambil secara konkret agar keamanan bangunan pesantren di seluruh Indonesia lebih terjamin,” tegas Dody.
baca juga: 65 Jasad Ditemukan, Misteri Korban Sekolah Ambruk Jatim Belum Terjawab
Editor: Redaktur TVRINews
