
Foto: Ilustrasi jenazah (Istimewa)
Penulis: Nirmala Hanifah
TVRINews, Jakarta
Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) telah mengungkap identitas dua kerangka manusia yang ditemukan di lantai dua Gedung ACC, Kwitang, Jakarta Pusat. Hal itu disampaikan Kepala Biro Laboratorium dan Dokkes Polri, Brigjen Sumy Hastry Purwanti.
Tak hanya itu, ia membeberkan jika dari hasil tes DNA memastikan keduanya yakni Reno Syahputra Dewo dan Muhammad Farhan Hamid. Dimana, sebelumnya keduanya sempat dilaporkan hilang pascakerusuhan pascakerusuhan Agustus lalu.
Ia juga menerangkan, pengungkapan DNA korban ini merujuk hasil uji post mortem dan ante mortem.
"Post mortem cocok dengan ante mortem sehingga teridentifikasi sebagai Reno Syahputra Dewo," kata Brigjen Sumy pada Jumat, 7 November 2025.
"Post mortem cocok dengan ante mortem sehingga teridentifikasi sebagai Muhammad Farhan Hamid," sambungnya.
Ia menjelaskan, jika kedua kerangka tersebut ditemukan dalam kondisi hangus terbakar di lantai dua gedung Kantor ACC Kwitang, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat. Dimana, yang pertama kali menemukannya yakni tim teknis dari PT Qies Nusantara Konsultan yang tengah memeriksa konstruksi bangunan untuk renovasi pada Kamis, 30 Oktober 2025 lalu.
Saat ditemukan, kedua jasad tersebut telah tertimbun reruntuhan plafon dan puing-puing sisa kebakaran. Sebelumnya juga, gedung tersebut telah habis terbakar saat terjadi kericuhan massa beberapa waktu lalu.
"Polres Metro Jakarta Pusat saat ini masih melakukan penyelidikan terkait penemuan dua kerangka manusia dalam kondisi hangus terbakar yang sudah tidak dikenali bentuknya di Kantor administrasi Lantai 2 gedung ACC- Kwitang, Senen," kata dia kepada wartawan, Jumat, 31 Oktober 2026
Editor: Redaksi TVRINews
