
Dok. Kemensos
Penulis: Redaksi TVRINews
TVRINews, Aceh Tamiang
Wakil Menteri Sosial RI, Agus Jabo Priyono, turun langsung memimpin penyaluran bantuan logistik bagi warga terdampak banjir di Aceh Tamiang pada Rabu, 3 Desember 2025.
Hingga Rabu malam, Agus Jabo masih berada di Posko Induk Kuala Simpang untuk memastikan proses bongkar muat bantuan bagi operasional dapur umum berjalan lancar. Ia menegaskan bahwa bantuan yang datang diharapkan mampu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama masa tanggap darurat.
“Semoga semua kebutuhan untuk makan, tempat tinggal, dan pakaian dalam tanggap darurat ini bisa diatasi,”kata Wamensos Agus dalam keterangan tertulis, Kamis, 4 Desember 2025.
Sejak Senin, Wamensos berada di Aceh dan Sumatera Utara guna memastikan seluruh bantuan kemanusiaan dapat segera tiba di lokasi terdampak. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para relawan yang terus bekerja membantu para pengungsi memulihkan kondisi mereka.
“Mari kita bergotong royong untuk saudara-saudara kita yang terdampak bencana alam,”ungkapnya.
Agus Jabo menegaskan bahwa nilai kemanusiaan harus menjadi pijakan utama dalam menghadapi bencana.
“Kemanusiaan adalah hukum paling tinggi. Mari kita cintai tanah air kita, kita sayangi saudara-saudara kita sebangsa dan setanah air,” tuturnya.
Sebelumnya, sebagian bantuan direncanakan dikirim melalui jalur laut. Namun setelah jalur darat dinyatakan kembali bisa dilalui, Kementerian Sosial memilih memaksimalkan distribusi lewat jalur darat karena dinilai lebih efektif dari segi waktu.
Berbagai kebutuhan dasar dikirimkan, mulai dari beras, pakaian, makanan cepat saji, family kit, kidswear, selimut, kasur, tenda, kompor, genset, hingga perlengkapan lainnya. Bantuan yang datang melalui jalur darat terdiri dari 106 jenis barang, sedangkan bantuan yang dikirim lewat jalur udara mencakup 10 jenis kebutuhan seperti makanan siap saji, makanan anak, lauk pauk, kidswear, sandang dewasa, selimut, mi instan, dan beras.
Seluruh bantuan, baik yang tiba melalui jalur darat maupun udara, kini sudah berada di Aceh Tamiang dan tengah disalurkan kepada warga melalui koordinasi intensif antara Kemensos dan BNPB.
Editor: Redaksi TVRINews
