
Pelabuhan Penyeberangan Kota Gunungsitoli Segera Beroperasi Kembali, Dukung Arus Natru 2024/2025
Penulis: Redaksi TVRINews
TVRINews, kepulauan Nias
Pelabuhan penyebrangan Kota Gunungsitoli, yang terletak di Desa Siwalubamua Dua, kini telah selesai menjalani revitalisasi dan dipastikan akan segera beroperasi kembali.
Keberadaan pelabuhan ini akan sangat penting untuk mendukung kelancaran arus penumpang pada musim Natal dan Tahun Baru 2025, serta memperlancar distribusi barang kebutuhan masyarakat di daerah kepulauan Nias, Sumatera Utara.
Pelabuhan ini dibangun dengan dana APBN dan telah melalui beberapa tahap pembangunan dan perbaikan dalam beberapa tahun terakhir.
Salah satu bagian yang telah diperbaiki adalah pemotongan tiang dermaga yang condong ke arah timur, sehingga tidak akan mengganggu aktivitas kapal yang bersandar.
Pengerjaan revitalisasi ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan dan keamanan bagi pengguna jasa transportasi laut.
Dengan rampungnya proyek revitalisasi, Pemerintah Kota Gunungsitoli berencana mengoperasikan pelabuhan ini pada tanggal 19 Desember 2024.
Pelabuhan ini akan melayani rute penyebrangan Gunungsitoli - Aceh Singkil, dan sebaliknya, serta rute Gunungsitoli - Sibolga. Untuk memulai operasional, dua armada kapal penumpang dan barang siap berlayar, mendukung konektivitas antarwilayah.
Selain itu, sejumlah fasilitas pendukung juga telah disiapkan, antara lain terminal penumpang, sanitasi, dan gedung musola untuk mendukung kenyamanan para penumpang.
Tenaga pendukung layanan publik juga telah disiapkan untuk memastikan kelancaran operasional pelabuhan.
Keberadaan pelabuhan penyebrangan Kota Gunungsitoli ini diharapkan dapat memperkuat sistem transportasi laut di kawasan tersebut, yang selama ini didominasi oleh Pelabuhan Laut Gunungsitoli milik Pelindo Regional Satu yang terletak di Kelurahan Saombo, Gunungsitoli.
Dengan adanya dua pelabuhan yang beroperasi, diharapkan volume arus penumpang pada musim libur Natal dan Tahun Baru 2025 dapat teratasi dengan baik, serta distribusi barang kebutuhan pokok untuk masyarakat di daerah kepulauan Nias dapat berjalan lancar.
Editor: Rina Hapsari
