TVRINews, Jakarta
Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi menyiapkan layanan corridor gate, untuk mempercepat proses kedatangan jemaah haji Indonesia yang kembali dari Arab Saudi. Melalui layanan ini, jemaah tidak perlu lagi menjalani pemeriksaan keimigrasian secara konvensional maupun menggunakan autogate karena data mereka telah diverifikasi sebelumnya.
Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko mengatakan, fasilitas tersebut disiapkan agar jemaah dapat segera melanjutkan perjalanan pulang tanpa harus menghabiskan waktu lama di bandara.
"Kami siapkan corridor gate di dua lokasi. Yang pertama di Bandara Soekarno-Hatta untuk jemaah asal Jakarta dan Lampung, serta di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, untuk jemaah asal Jawa Timur. Jadi para jemaah begitu sampai di bandara, bawa barang, bisa langsung pulang," ujar Hendarsam dalam keterangan tertulis, dikutip dari siaran pers yang diterima tvrinews.com, Selasa, 2 Juni 2026.
Di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Ditjen Imigrasi menyiagakan dua corridor gate di Terminal 2. Fasilitas pertama berada di Gate F1 untuk melayani kloter Jakarta-Lampung, sehingga jemaah dapat langsung melanjutkan penerbangan domestik menuju Lampung dari area keberangkatan.
Sementara itu, fasilitas kedua ditempatkan di area kedatangan Terminal 2 untuk melayani kloter Jakarta-Pondok Gede dan Jakarta-Bekasi. Sejumlah petugas beserta unit layanan bergerak juga disiagakan untuk memastikan proses berjalan lancar.
Layanan serupa turut diterapkan di sejumlah debarkasi lainnya. Di Surabaya, corridor gate yang sebelumnya berada di Terminal 2 Bandara Juanda, kini dipindahkan ke Asrama Haji Sukolilo, guna mendekatkan pelayanan kepada jemaah.
Menurut Hendarsam, sistem yang digunakan telah terhubung dengan jaringan keimigrasian yang didukung koneksi utama, jalur cadangan berbasis satelit, serta alternatif konektivitas lainnya untuk menjamin kelancaran operasional.
Lebih lanjut, ia memastikan bahwa seluruh kesiapan layanan debarkasi haji, baik di Bandara Soekarno-Hatta maupun titik lainnya, telah dilakukan secara menyeluruh, mulai dari kesiapan petugas, fasilitas pemeriksaan, hingga sistem pendukung.
"Harapan kami, proses kedatangan jemaah berlangsung cepat, aman, dan nyaman sehingga bisa cepat kembali berkumpul bersama keluarga di rumah. Hal ini sejalan dengan semangat 'Imigrasi untuk Rakyat' yang lebih inklusif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat," ungkapnya.
Melalui penerapan corridor gate, Ditjen Imigrasi berharap proses kepulangan jemaah haji tahun ini dapat berlangsung lebih efisien tanpa mengurangi aspek keamanan dan pengawasan keimigrasian.










