
Wapres Gibran: Presiden Prabowo Perhatian Pada Ketahanan Pangan
Penulis: Lidya Thalia.S
TVRINews, Jakarta
Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, menegaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto memiliki perhatian yang sangat tinggi terhadap ketersediaan pangan di Tanah Air. Hal ini disampaikan dalam acara yang turut dihadiri oleh sejumlah tokoh nasional dan daerah.
Menurut Wapres Gibran, Persatuan Umat Islam (PUI) telah menjalin kerja sama yang baik dengan pemerintah, terutama dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Salah satu bentuk sinergi tersebut adalah keterlibatan PUI dalam program Gerakan Nasional Wakaf Pangan, yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemanfaatan sumber daya pangan secara berkelanjutan.
“Perhatian Presiden dalam pangan luar biasa sekali. Kami mohon kepada PUI untuk terus bersinergi melalui program Gerakan Nasional Wakaf Pangan,”ujar Gibran dalam keterangan tertulis, Jumat, 16 Mei 2025.
Sementara itu, Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, mengungkapkan tantangan besar yang dihadapi oleh provinsi yang dipimpinnya, yakni tingginya angka penyalahgunaan narkoba. Ia menyebut, Sumut saat ini menempati peringkat teratas secara nasional dalam kasus penyalahgunaan narkoba, yang dinilai sebagai hambatan besar dalam mewujudkan kemajuan daerah.
“Masih ada masalah mendasar di Sumatera Utara. Kami menjadi provinsi dengan tingkat penyalahgunaan narkoba tertinggi. Ini menjadi tantangan serius bagi kami untuk berkontribusi dalam visi Indonesia Emas 2045,” kata Bobby.
Sebagai provinsi besar dengan potensi sumber daya manusia yang melimpah, Sumut dinilai memiliki peluang besar untuk menyumbangkan generasi emas bagi Indonesia. Oleh karena itu, Bobby mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk PUI, untuk turut serta dalam upaya pemberantasan narkoba.
“Dalam kesempatan ini, mohon izin kepada Bapak Ketua, jika memungkinkan PUI di Sumut dapat melakukan gerakan serentak bersama. Bukan sekadar mengurangi, tapi benar-benar menargetkan penghapusan narkoba dari Sumatera Utara,”ucapnya.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum Majelis Syura DPP PUI, Nurhasan Zaidi, menegaskan bahwa PUI sebagai organisasi masyarakat memiliki kapasitas untuk membangun soliditas kebangsaan dalam skala besar. Ia menambahkan, PUI juga memiliki tanggung jawab besar dalam mewujudkan cita-cita kemerdekaan.
“Sebagai organisasi independen yang telah berdiri sejak 1917, PUI memikul tanggung jawab besar dalam memastikan kelanjutan perjuangan kemerdekaan dan pembangunan bangsa,”ungkap Nurhasan.
Editor: Redaktur TVRINews
