TVRINews, Banten
Steering Committee Global Sumud Flotilla 2.0, Maimon Herawati, mengungkapkan bahwa Pemerintah Turki berperan penting dalam pemulangan relawan asal Indonesia yang sebelumnya ditangkap oleh Israel.
"Turki memang sangat membantu, saya akui," kata Maimon, Minggu, 24 Mei 2026.
Ia mengungkapkan, awalnya Turki hanya akan mengirimkan satu pesawat saja untuk 90 peserta dari negaranya. Ia juga telah meminta agar para relawan Indonesia dimasukkan ke dalam pesawat tersebut.
Namun setelah komunikasi yang dilakukan oleh panitia Global Sumud Flotilla, Turki akhirnya mengirimkan tiga pesawat.

"Tapi kami steering committee berpikir lagi, bagus kalau semua dimasukkan ke Istanbul, jadi tidak terpecah-pecah ke Jordan dan Mesir. Makanya Turki bersedia mengirimkan 3 pesawat," ujarnya.
Maimon menyebut bahwa pemerintah Turki telah banyak membantu, terutama dalam menyiapkan akomodasi serta medical check up bagi para relawan.
"Saya merasa bahwasanya Turki behind the scene banyak membantu, terutama hotel di malam pertama pada saat teman-teman sudah turun, medical check up, dan seterusnya," pungkasnya.










