
Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr
Penulis: Ricardo Julio
TVRINews, Jakarta
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dikabarkan akan melantik sejumlah pejabat baru dalam jajaran Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta, Senin 27 April 2026 sore. Agenda pelantikan ini disebut-sebut sebagai bagian dari perombakan atau reshuffle kabinet terbatas.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, pelantikan dijadwalkan berlangsung sekitar pukul 15.00 WIB. Sejumlah posisi strategis yang dikabarkan mengalami perubahan antara lain jabatan menteri, kepala badan, hingga utusan khusus presiden.
Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) M. Qodari menanggapi kabar tersebut sebagai hak prerogatif presiden. Ia meminta publik untuk menunggu kepastian langsung dari Presiden Prabowo Subianto.
“Itu semua prerogatif Presiden. Kita tunggu saja perkembangan dari beliau,” kata Qodari dalam keterangannya, Senin.
Sejumlah nama mulai santer disebut akan mengisi pos jabatan baru. Mantan KSAD Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman dikabarkan bakal dilantik sebagai Kepala Kantor Staf Presiden menggantikan M. Qodari yang disebut akan menempati posisi baru sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom).
Selain itu, muncul pula nama Ketua Umum KSPSI Jumhur Hidayat yang diisukan akan masuk ke jajaran kabinet. Sementara itu, mantan Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi dikabarkan akan mengemban amanah baru sebagai Utusan Khusus Presiden bidang Komunikasi.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia saat ditemui di kompleks Istana Kepresidenan usai rapat terbatas juga memberikan tanggapan singkat terkait isu perombakan kabinet ini.
“Ya, nanti kita lihat saja ya. Ada semuanya harus disampaikan, ada semuanya yang tidak perlu disampaikan ya,” ujar Bahlil.
Hingga saat ini, suasana di lingkungan Istana Kepresidenan Jakarta mulai dipersiapkan untuk agenda resmi sore nanti. Jika terlaksana, pelantikan ini akan menjadi bagian dari penyegaran struktur pemerintahan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka untuk memperkuat kinerja kabinet.
Editor: Redaktur TVRINews
