
Penulis: Redaksi TVRINews
TVRINews, Trenggalek
Anggota DPR RI Komisi VII, Novita Hardini, mengajak masyarakat memperkuat kepedulian terhadap anak-anak disabilitas dan keluarga mereka dalam momentum bulan suci Ramadhan.
Pesan tersebut disampaikan saat kunjungan dan silaturahmi bersama keluarga penyandang disabilitas di Kecamatan Panggul, Trenggalek, Minggu, 15 Maret 2026.

Dalam kesempatan tersebut, di hadapan para orang tua dan anak-anak disabilitas, legislator perempuan satu-satunya dari Dapil 7 Jawa Timur itu menegaskan bahwa setiap manusia memiliki keistimewaan masing-masing.

Menurut Novita, kesempurnaan tidak selalu diukur dari kondisi fisik, tetapi dari ketulusan hati dan semangat hidup.
“Adik-adik di sini bukan ‘kurang’, tetapi hanya berbeda dengan cara yang luar biasa. Setiap manusia diciptakan membawa cahayanya masing-masing,” katanya.
Novita juga memberikan penghormatan kepada para orang tua yang dengan penuh kesabaran mendampingi anak-anak mereka. Ia menilai kasih sayang dan ketulusan orang tua merupakan bentuk pengabdian dan ibadah yang luar biasa.
“Bapak dan Ibu adalah pahlawan sesungguhnya. Kesabaran dan kasih sayang yang diberikan kepada anak-anak adalah pelajaran besar bagi kita semua tentang arti keikhlasan,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, politisi muda fraksi PDI Perjuangan itu menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor untuk memastikan layanan bagi penyandang disabilitas benar-benar berjalan optimal.
Ia menyoroti keberadaan Rumah Terapi Bina Permata di Kecamatan Panggul yang dihadirkan sebagai bentuk aspirasi agar masyarakat tidak perlu jauh-jauh mencari layanan terapi ke luar daerah.
“Saya ingin memastikan Rumah Terapi ini benar-benar dimanfaatkan masyarakat. Ini adalah salah satu upaya agar anak-anak kita bisa mendapatkan layanan terapi lebih dekat dan lebih mudah,” jelasnya.
Lebih lanjut, Novita juga mengajak pemerintah desa, kecamatan, serta instansi terkait untuk lebih aktif mendata dan merespons kebutuhan masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti penyandang disabilitas.
Ia menekankan pentingnya perlindungan terhadap anak-anak dari berbagai bentuk kekerasan, baik fisik, psikologis, maupun kekerasan berbasis digital.
“Kita harus memastikan tidak ada satu pun warga yang berjalan sendirian. Negara harus hadir, dan kita semua harus saling menjaga,” tegasnya.
Dalam kegiatan tersebut, Novita turut menyerahkan bantuan sembako kepada keluarga yang hadir sebagai simbol kepedulian dan solidaritas di bulan Ramadhan.
“Bingkisan ini mungkin tidak seberapa, tetapi ini adalah tanda kasih sayang bahwa kita adalah satu keluarga besar yang saling menguatkan, saya berharap semangat gotong royong dan kepedulian sosial semakin tumbuh di tengah masyarakat, terutama dalam mendukung anak-anak disabilitas agar tetap percaya diri dan memiliki masa depan yang cerah," tutupnya.
Editor: Redaktur TVRINews
