
Foto: Ilustrasi/unsplash
Penulis: Intan Kw
TVRINews, Jakarta
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) meningkatkan pengawasan mutu untuk memastikan kualitas produk perikanan yang beredar di masyarakat selama bulan suci Ramadan hingga Hari Raya Idul Fitri 2026.
Kepala Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan (Badan Mutu KKP) Ishartini mengatakan pengawasan mutu dilakukan menyeluruh, mulai dari aktivitas produksi di hulu sampai hilir.
“Jajaran Unit Pelaksana Teknis (UPT) di setiap provinsi melaksanakan penguatan pengawasan jelang Ramadan dari hulu sampai hilir, melalui kegiatan surveilan, inspeksi maupun pengujian laboratorium (lab) berbagai parameter keamanan pangan,” kata Ishartini, dikutip dari siaran persnya, Minggu, 15 Februari 2026.
Di sektor hulu atau produksi primer, pengawasan mencakup surveilan dan inspeksi penerapan Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB) di tambak maupun kapal perikanan yang menyuplai pasar domestik dan ekspor.
Sementara di sektor hilir, pengawasan menyasar Unit Pengolahan Ikan (UPI) melalui inspeksi penerapan Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP) serta Good Manufacturing Practices/Sanitation Standard Operating Procedures (GMP/SSOP).
Beberapa UPT yang telah melaksanakan pengawasan sejak 15 Januari antara lain Stasiun PPMHKP Bengkulu, Balai PPMHKP Medan II, Stasiun PPMHKP Pontianak, Stasiun PPMHKP Kendari, dan Balai PPMHKP Medan I.
Selain inspeksi dan surveilan, KKP juga melakukan pengujian laboratorium untuk mencegah potensi penyakit bawaan pangan (foodborne pathogen), seperti uji E. coli, salmonella, dan listeria, serta pengujian kandungan histamin, formalin, logam berat, dan toksin.
Editor: Redaktur TVRINews
