
dok. Humas TVRI
Penulis: Redaksi TVRINews
TVRINews, Jakarta
Menjelang perhelatan FIFA World Cup 2026 yang tinggal dua bulan lagi, Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI terus mematangkan kesiapan siaran agar dapat dinikmati masyarakat dengan kualitas terbaik.
Sebagai Official Broadcaster, TVRI memastikan akses siaran yang jernih dan stabil menjadi prioritas utama, sehingga seluruh masyarakat Indonesia dapat menyaksikan setiap pertandingan tanpa kendala teknis.
TVRI juga secara intensif membagikan panduan teknis kepada masyarakat guna mengantisipasi hilangnya kanal atau gangguan siaran akibat penyesuaian frekuensi serta proses migrasi siaran dari analog ke digital yang masih berlangsung.
Direktur Teknik LPP TVRI, Bernardus Satriyo Dharmanto, menjelaskan bahwa hilangnya kanal TVRI pada televisi masyarakat umumnya disebabkan oleh penataan ulang frekuensi atau belum diperbaruinya data pada perangkat penerima.
Menurutnya, teknologi siaran digital memang menawarkan kualitas gambar dan suara yang lebih tajam, namun membutuhkan langkah aktif dari pengguna agar perangkat tetap sinkron dengan pemancar di wilayah masing-masing.
“Kami ingin memastikan tidak ada satu pun momen gol yang terlewatkan hanya karena kendala teknis yang sebenarnya bisa diatasi dengan mudah secara mandiri. Memasuki fase krusial dua bulan jelang Piala Dunia, kami mengimbau masyarakat untuk segera melakukan tiga langkah penting,” ujar Satriyo di Jakarta, Rabu (15/4/2026).
Ia merinci, langkah pertama adalah melakukan pindai ulang (scan) siaran televisi secara berkala untuk menangkap frekuensi terbaru. Kedua, memastikan antena terpasang dengan baik serta diarahkan ke pemancar TVRI terdekat agar sinyal optimal.
Sementara itu, langkah ketiga yang dinilai krusial adalah penggunaan perangkat Set Top Box (STB) bagi masyarakat yang masih menggunakan televisi model lama. Satriyo menegaskan, STB yang digunakan harus sudah mendukung standar DVB-T2 agar dapat menerima siaran digital TVRI Nasional maupun TVRI Sport dengan jernih.
Penggunaan STB berkualitas juga dianjurkan untuk menjaga kestabilan siaran, terutama saat lonjakan jumlah penonton terjadi selama berlangsungnya turnamen.
Editor: Redaktur TVRINews
