Penulis: Octavian Dwi
TVRINews, Balikpapan
Presiden RI Prabowo Subianto berpesan kepada Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri untuk tidak segan memberhentikan siapa pun pegawai Pertamina yang enggan bekerja untuk kepentingan rakyat. Hal itu disampaikannya kala meresmikan infrastruktur energi terintegrasi Pertamina RDMP Balikpapan, Senin (12/1).
Ia menyampaikan pesan ini setelah mengaku geram dengan praktik permainan tidak sehat yang menjangkiti tubuh Pertamina. Prabowo mengamati bahwa terdapat pihak-pihak yang berkolusi mencari rente dengan memainkan impor minyak melalui Pertamina.
Oleh karena itu, Prabowo menegaskan tekadnya untuk membenahi tata kelola internal Pertamina. Salah satu langkah awal yang ia ambil adalah menunjuk Simon Aloysius Mantiri sebagai Direktur Utama, dengan mandat membersihkan Pertamina dari oknum-oknum yang mencari keuntungan pribadi di atas penderitaan rakyat.
Prabowo pun mengungkapkan bahwa ia menyampaikan dua pesan utama kepada Simon saat pengangkatan tersebut. Pertama, jangan korupsi. Kedua, jangan ragu memecat siapa pun yang tidak bekerja dengan baik demi bangsa dan negara.
Prabowo menambahkan, pesan itu sangat penting karena Pertamina adalah salah satu perusahaan dunia dengan reputasi yang baik di kancah global. Hal itu, lanjut dia, tercermin dari posisi Pertamina yang secara konsisten selalu berada di dalam daftar bergengsi Fortune Global 500, yakni daftar perusahaan-perusahaan dengan total pendapatan tertinggi di dunia.
Prabowo menegaskan bahwa pemerintahan yang dipimpinnya tengah serius membenahi tata kelola badan usaha milik negara (BUMN). Penegakan hukum, kata dia, akan dilakukan tanpa pandang bulu terhadap siapa pun yang terbukti melakukan korupsi.
Editor: Redaktur TVRINews
