Penulis: Heri Setiawan
TVRINews, Tuban
Kebakaran melanda kawasan hutan jati di Kabupaten Tuban. Akibatnya lima hektare tanaman jati muda hangus terbakar. Proses pembasahan pun berlangsung dramatis. Selain luasnya lahan yang terbakar, juga banyak bermunculan titik api baru.
Kebakaran terjadi kawasan hutan jati Desa Gesing, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban. Banyaknya daun kering diperparah oleh hembusan angin kencang yang menyebabkan api menjalar dengan cepat.
Dalam hitungan menit, api telah membakar lima hektare hutan di kawasan setempat. Beruntung petugas gabungan Perhutani, Polisi dan Damkar Tuban segera melakukan tindakan pembasahan.
Baca juga: OTT Pejabat Basarnas, KPK Amankan 10 Orang
Pemadaman sempat terkendala medan karena pusat api yang berada di tengah kawasan hutan sulit dijangkau mobil damkar. Kondisi ini memaksa petugas gabungan harus melakukan pemadaman meski dengan alat seadanya.
Selain luasnya lahan yang terbakar, banyak bermunculan titik api baru. Dibutuhkan waktu hingga tiga jam untuk memastikan api benar-benar padam.
Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Tuban, Gunadi mengatakan diduga hutan jati tersebut sengaja dibakar oleh orang tidak bertanggung jawab.
“Diduga kemungkinan dibakar oleh orang yang tidak bertanggungjawab, namun demikian tim kami bersama Polisi, BPBD dan Perhutani bisa mengendalikan situasi dan kondisi meskipun kemarin juga sempat ada titik-titik api juga tetapi dapat dipadamkan. Kami dan Perhutani pernah juga melakukan simulasi bersama sehingga harapan kami kejadian-kejadian kebakaran, khususnya kebakaran hutan bisa ditanggulangi lebih cepat. Kami juga menghimbau pada masyarakat untuk tidak membakar hutan dengan alasan apapun,” tegas Gunadi, Kepala Satpol PP.
Dengan kejadian ini, masyarakat diimbau agar tidak melakukan pembakaran hutan dengan tujuan apapun secara serampangan. Pasalnya, kebakaran hutan dapat membahayakan ekosistem yang ada di dalamnya.
Baca juga: Djuyamto Sebut Pekan Depan Merupakan Kesempatan Terakhir Saksi A De Charge
Editor: Redaktur TVRINews
