
Penulis: Nisa Alfiani
TVRINews, Jakarta
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyatakan kesiapan membantu penanganan ruas jalan provinsi yang menghubungkan Blangkejeren–Kutacane menuju wilayah Pining, Kabupaten Gayo Lues, Aceh. Dukungan ini diberikan secara bertahap sebagai bagian dari upaya pemulihan konektivitas pascabencana.
Menteri PU, Dody Hanggodo, menegaskan bahwa akses jalan menjadi kebutuhan mendesak dalam situasi darurat karena berkaitan langsung dengan mobilitas masyarakat dan kelancaran distribusi logistik.
“Kami memastikan akses tetap terbuka agar masyarakat dapat beraktivitas dan bantuan kemanusiaan bisa segera menjangkau lokasi terdampak,” ujar Dody dalam keterangan tertulis yang diterima, Senin (2/2/2026).
Dalam pelaksanaannya, Kementerian PU melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh telah mulai mengerahkan alat berat untuk mendukung penanganan darurat di ruas Blangkejeren–Kutacane. Mobilisasi dilakukan secara terukur dengan mempertimbangkan kondisi lapangan serta prioritas penanganan jalan nasional.
Penanganan difokuskan pada titik terdampak di kawasan Ramung Musara, Kecamatan Putri Betung, Kabupaten Gayo Lues. Sejumlah alat berat disiagakan dari dua arah, yakni dari sisi Pining dan dari arah Lokop, guna mempercepat pembukaan akses menuju wilayah tersebut.
Kepala BPJN Aceh, Heri Yugiantoro, menyampaikan bahwa bantuan terhadap jalan provinsi dilakukan seiring dengan tetap mengutamakan pemeliharaan dan pemulihan jaringan jalan nasional.
“Dukungan kami lakukan secara bertahap, menyesuaikan kebutuhan di lapangan dan progres pekerjaan jalan nasional yang sedang berlangsung. Alat berat siap digerakkan untuk penanganan lanjutan menuju Pining,” jelas Heri.
Sementara itu, pemulihan konektivitas jalan nasional di wilayah Gayo Lues dan sekitarnya terus menunjukkan perkembangan. Sejumlah ruas strategis telah kembali dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat, termasuk ruas Batas Aceh Tengah–Blangkejeren dan Blangkejeren–Batas Gayo Lues/Aceh Tenggara.
Akses Blangkejeren hingga Kutacane juga kembali terhubung setelah dilakukan penanganan longsor serta pemasangan Jembatan Bailey di Jembatan Lawe Mengkudu I. Pembangunan jembatan permanen di lokasi tersebut saat ini masih terus berjalan.
Selain Gayo Lues, penanganan darurat dan pemulihan infrastruktur juga dilakukan di sejumlah wilayah lain di Aceh, seperti Bireuen, Aceh Tengah, Nagan Raya, Aceh Tenggara, hingga Takengon, melalui perbaikan jalan, pemasangan jembatan sementara, dan pembangunan jembatan permanen.
Kementerian PU menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam percepatan pemulihan infrastruktur pascabencana. Dukungan terhadap jalan provinsi di Gayo Lues diharapkan dapat membuka kembali akses masyarakat, memperlancar distribusi logistik, serta mendorong pemulihan aktivitas sosial dan ekonomi setempat.
Editor: Redaktur TVRINews
