
Penulis: Alfin
TVRINews, Jakarta
Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mendampingi Presiden RI Prabowo Subianto dalam pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) XVI Ikatan Pencak Silat Indonesia masa bakti 2026–2030. Kegiatan berlangsung di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta Pusat, Sabtu kemarin.
Munas mengusung tema “Pencak Silat Mendunia Menuju Olimpiade” sebagai komitmen mendorong olahraga tradisional Indonesia tampil di panggung global.
Dalam acara tersebut, Panglima TNI bersama Menteri Pemuda dan Olahraga, Kapolri, serta Direktur Utama PT Pertamina (Persero) menerima plakat dari PB IPSI. Penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dukungan dalam pembinaan dan pengembangan pencak silat di Indonesia.
Dalam sambutannya, Presiden menegaskan pentingnya menjaga pencak silat sebagai bagian dari budaya bangsa.
"Kenapa pencak silat harus kita jaga, lestarikan dan kita bina. Karena pencak silat adalah bagian dari budaya, pencak silat itu bagian daripada ilmu kesatria," ungkap Presiden Prabowo Subianto, dalam keterangan Puspen TNI yang diterima redaksi, Minggu, 12 April 2026.
Presiden juga menyampaikan komitmen untuk terus mendukung IPSI dan pengembangan pencak silat ke depan.
"Banyak tugas PB IPSI ke depan, saya minta maaf saya belum berhasil membawa pencak silat ke Olimpiade. Kita terus berusaha dan saya yakin pasti bisa," lanjutnya
Ia menambahkan, pencak silat telah mengharumkan nama Indonesia di tingkat internasional melalui berbagai raihan medali.
“Kita berharap pencak silat akan masuk olimpiade dan kita yakin akan masuk,” pungkas Presiden RI.
Kehadiran Panglima TNI dalam kegiatan ini menunjukkan dukungan terhadap pembinaan generasi muda melalui olahraga serta pelestarian pencak silat sebagai warisan budaya bangsa. Upaya ini diharapkan mendorong prestasi Indonesia di tingkat dunia.
Editor: Redaktur TVRINews
