
Foto: Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) (TVRINews/Nirmala Hanifah)
Penulis: Nirmala Hanifah
TVRINews, Jakarta
Partai Demokrat menggelar Perayaan Imlek 2026 di The Balltoom Djakarta Theater di Jakarta pada Rabu, 18 Februari 2026 hari ini. Di mana, kegiatan tersebut mengusung tema nasional “Harmoni Nusantara, Together in Harmony, Stronger in Solidarity”.
Pada kesempatan tersebut, Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyampaikan ucapan selamat Tahun Baru Imlek kepada seluruh masyarakat yang merayakan, seraya menekankan pentingnya mempererat persatuan dalam keberagaman.
Tak hanya itu, ia menyebut semangat tersebut relevan dengan kondisi bangsa saat ini. Menurutnya, Indonesia hanya dapat menjadi kuat apabila seluruh elemen masyarakat bersatu dalam harmoni.
“Semakin kita solid, semakin besar kekuatan kita sebagai bangsa,” ujarnya.
Selain itu, ia menegaskan bahwa Partai Demokrat merupakan rumah besar bagi seluruh anak bangsa tanpa memandang suku, agama, ras, maupun budaya.
Partai yang didirikan oleh Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada 9 September 2001 itu, lanjutnya, telah melewati berbagai dinamika selama hampir seperempat abad perjalanan politiknya.
“Tahun ini kami bersiap menyambut 25 tahun pengabdian. Banyak suka dan duka yang telah dilalui. Kami mohon doa agar terus bisa berbenah dan mengabdi untuk rakyat,” kata AHY.
Selain itu, ia juga mengingat pesan SBY tentang pentingnya menempatkan kepentingan bangsa di atas kepentingan partai.
Prinsip nasionalis-religius yang dipegang Demokrat, menurutnya, menegaskan komitmen bahwa loyalitas kepada negara harus menjadi prioritas utama.
Dalam pidatonya, AHY juga menyoroti tantangan global yang tengah dihadapi dunia, mulai dari krisis iklim, ketidakpastian geopolitik, hingga ancaman kesenjangan sosial dan ekonomi.
Urbanisasi yang kian masif dan persaingan sumber daya alam disebutnya sebagai faktor yang menuntut bangsa Indonesia memiliki daya tahan (resilience) dan daya saing (competitiveness) yang kuat.
“Kita tidak boleh tertinggal. Jangan sampai menjadi penonton di negeri sendiri,” tegasnya.
AHY menyatakan komitmen Demokrat untuk terus mengawal pemerintahan yang dipimpin Presiden Prabowo Subiato demi mewujudkan pembangunan yang adil dan berkelanjutan. Ia berharap Indonesia dapat tumbuh tanpa meninggalkan satu pun daerah maupun generasi.
Mengaitkan semangat Tahun Kuda Api, AHY menyampaikan filosofi keberanian dan kerja keras sebagai karakter yang perlu dimiliki bangsa Indonesia.
Ia mengutip pesan tentang pentingnya keberanian dalam menghadapi tantangan serta menyiapkan generasi penerus yang tangguh.
“Pemimpin besar adalah yang mampu menyiapkan generasi berikutnya,” ujarnya.
Perayaan Imlek tersebut turut dimeriahkan dengan pertunjukan barongsai, liong, serta seni Bian Lian yang memukau para tamu undangan. AHY menyebut keberagaman warna dalam pertunjukan itu sebagai simbol harmoni politik dan kebangsaan.
Menutup sambutannya, AHY juga menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa Ramadan bagi umat Islam, seraya mengajak seluruh masyarakat memperkuat ibadah vertikal kepada Tuhan dan kepedulian sosial terhadap sesama.
“Selamat Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili. Gong Xi Fa Cai, Xin Nian Kuai Le,” pungkasnya.
Editor: Redaksi TVRINews
