
Penulis: Krisafika Taraisya Subagio
TVRINews, Jawa Barat
Volume kendaraan yang melintas di ruas Tol Cikopo–Palimanan (Cipali) mencapai rata-rata 5.300 kendaraan per jam. Meski tergolong tinggi, arus lalu lintas dalam skema one way terpantau tetap ramai lancar.
Sustainability Management & Corporate Communications Dept. Head Astra Tol Cipali, Ardam Rafif Trisilo, mengatakan kondisi lalu lintas secara umum masih terkendali di sepanjang KM 72 hingga KM 188.
"Secara umum arus lalu lintas ramai lancar, meski terdapat perlambatan di beberapa titik," ujar Ardam dalam keterangan tertulis yang diterima tvrinews.com, Kamis, 19 Maret 2026.
Perlambatan terpantau terjadi di sekitar KM 130 dan KM 110. Kondisi tersebut dipicu oleh adanya kendaraan yang berhenti di bahu jalan, sehingga mengganggu kelancaran arus kendaraan lainnya.
Berdasarkan data periode pukul 00.00 hingga 14.00 WIB, tercatat sebanyak 74 ribu kendaraan melintasi eks Gerbang Tol Cikopo menuju arah Cirebon. Angka ini tercatat turun sekitar 3 persen dibandingkan periode yang sama pada hari sebelumnya.
Untuk mengurai kepadatan, petugas Astra Tol Cipali bersama kepolisian melakukan penanganan di lapangan, termasuk mengevakuasi kendaraan yang mengalami kendala serta mengimbau pengguna jalan agar tidak berhenti di bahu jalan.
Astra Tol Cipali juga mengingatkan pengguna jalan untuk memanfaatkan gerbang tol terdekat sebagai alternatif tempat beristirahat apabila rest area penuh.
Selain itu, pengguna jalan tidak perlu khawatir terkait tarif saat keluar tol untuk beristirahat, karena sistem transaksi di Tol Trans-Jawa menggunakan sistem tertutup yang menghitung biaya berdasarkan jarak tempuh perjalanan.
Pengendara juga diimbau untuk mempersiapkan perjalanan dengan matang, memastikan kondisi tubuh tetap prima, serta kendaraan dalam kondisi baik, termasuk kecukupan bahan bakar dan saldo uang elektronik.
Bagi pengguna jalan yang membutuhkan bantuan darurat atau informasi lebih lanjut, dapat menghubungi call center Astra Tol Cipali di 0260-7600-600 atau WhatsApp 0811-2347-600.
Editor: Redaktur TVRINews
