
dok. Bapanas
Penulis: Lidya Thalia.S
TVRINews, Jakarta
Satuan Tugas (Satgas) Sapu Bersih (Saber) Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan melakukan inspeksi mendadak di tiga pasar utama Jakarta, yakni Pasar Induk Kramat Jati dan Pasar Tradisional Kramat Jati, Jakarta Timur, serta Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin, 16 Februari 2026.
Sidak ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan pasokan dan kestabilan harga bahan pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Imlek dan Ramadhan.
Hasil pemantauan menunjukkan stok sejumlah komoditas strategis dalam kondisi aman. Harga bawang merah tercatat Rp35.000 per kilogram, masih sesuai Harga Acuan Pemerintah (HAP). Daging sapi berada di kisaran Rp130.000–Rp140.000 per kilogram, juga dalam rentang HAP. Sementara beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dijual Rp12.500 per kilogram, sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET).
Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Badan Pangan Nasional, I Gusti Ketut Astawa, mengatakan secara umum pasokan harian di Pasar Kramat Jati terpantau lancar.
“Yang terpenting pasokan relatif baik. Cabai, bawang putih, dan bawang merah suplai hariannya masih tersedia,”ujar Ketut dalam keterangan tertulis, Selasa, 17 Februari 2026.
Meski demikian, Bapanas mencatat harga cabai rawit merah masih di atas HAP, meskipun mulai turun dari Rp90.000 menjadi Rp80.000 per kilogram di Pasar Induk Kramat Jati. Pemerintah memastikan akan terus melakukan langkah stabilisasi untuk menekan lonjakan harga.
“Stabilisasi kami lakukan melalui Fasilitasi Distribusi Pangan (FDP) agar harga komoditas yang naik signifikan bisa segera terkoreksi,” tambah Ketut.
Dalam kesempatan yang sama, Brigjen Zain Dwi Nugroho dari Satgas Pangan Polri menegaskan pihaknya bersama Bapanas dan dinas terkait akan terus memperketat pengawasan.
“Kami bersama instansi terkait terus memonitor ketersediaan dan kestabilan harga pangan di lapangan,” tegasnya.
Pengawasan akan semakin diintensifkan menjelang Ramadan dan Idulfitri. Pemerintah menegaskan tidak akan mentolerir praktik penimbunan maupun kenaikan harga yang tidak wajar, serta siap mencari solusi distribusi apabila terkendala faktor cuaca atau hambatan lainnya.
Editor: Redaksi TVRINews
