
Foto: Direktur Guru PAUD dan Pendidikan Nonformal (PAUD PNF) Kemendikdasmen, Suparto (tengah).
Penulis: Ridho Dwi Putranto
TVRINews, Jakarta
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mempercepat pemenuhan kualifikasi akademik guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) melalui program beasiswa S-1/D-4 dan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL).
Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh guru PAUD memenuhi standar kompetensi sebagaimana diamanatkan Undang-Undang Guru dan Dosen, sekaligus meningkatkan kualitas layanan pendidikan dasar.
Direktur Guru PAUD dan Pendidikan Nonformal (PAUD PNF) Kemendikdasmen, Suparto, mengungkapkan bahwa masih banyak guru PAUD yang belum memenuhi kualifikasi pendidikan minimal S-1.
“Saat ini tercatat ada 637.445 guru PAUD se-Indonesia. Di TK formal saja masih ada 98.032 guru yang belum S1,” ujar Suparto dalam keterangan tertulis, Sabtu, 22 November 2025.
6.745 Guru PAUD Dapat Beasiswa RPL Tahun Ini
Sebagai tindak lanjut amanat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Direktorat Guru, Tenaga Kependidikan dan Pendidikan Guru (GTK PG) mengalokasikan beasiswa untuk 6.745 guru PAUD pada 2024. Mereka mengikuti Program RPL di 98 perguruan tinggi penyelenggara S1 PG-PAUD.
Suparto menjelaskan bahwa program tersebut dirancang fleksibel agar guru tetap dapat menjalankan tugas mengajar.
“Guru bisa mengikuti perkuliahan tanpa meninggalkan tugas. Melalui RPL ini, mereka cukup belajar 2–4 semester,” katanya.
Pemerintah juga memberikan beasiswa afirmatif bagi guru berusia 47–55 tahun dengan durasi studi hanya dua semester.
Wisuda Nasional Guru PAUD Digelar Oktober 2026
Suparto menambahkan, pemerintah menargetkan penyelenggaraan wisuda nasional RPL pada Oktober 2026.
“Mudah-mudahan nantinya akan dihadiri Pak Menteri,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa pada tahun depan Kemendikdasmen menargetkan menyediakan 150 ribu beasiswa tambahan untuk guru PAUD yang belum berkualifikasi S-1.
Pemda Pekanbaru Berikan 100 Beasiswa S1 PAUD
Dukungan juga datang dari pemerintah daerah. Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Syafrian Tommy, menyatakan bahwa pihaknya memberikan beasiswa S1 kepada 100 guru PAUD melalui skema RPL bekerja sama dengan Universitas Lancang Kuning (Unilak).
“Upaya ini diharapkan mampu meningkatkan Rapor Pendidikan, terutama dalam pemenuhan kebutuhan guru PAUD berkualifikasi S1,” katanya.
Guru Penerima Beasiswa Merasa Terbantu
Salah satu penerima beasiswa, Suwarni Daud, menyampaikan rasa syukur karena dapat kembali melanjutkan studi setelah sebelumnya terhenti.
“Program ini sangat membantu kami yang harus membagi waktu dengan mengajar,” ujarnya.
Suwarni menjelaskan seluruh perkuliahan dilakukan secara daring sehingga ia tetap bisa mengajar setiap pagi.
“Pertemuan penuh daring, termasuk UTS. Kami mengikuti kelas setelah anak-anak pulang,” katanya.
Langkah Strategis Tingkatkan Mutu PAUD
Program pemenuhan kualifikasi akademik S-1/D-4 diharapkan menjadi langkah strategis untuk memastikan guru PAUD memenuhi standar profesional, sehingga kualitas pembelajaran dan layanan di satuan pendidikan dapat meningkat secara berkelanjutan.
Editor: Redaktur TVRINews
