
Foto: Menko PMK, Pratikno (TVRINews/HO-Kemenko PMK)
Penulis: Krisafika Taraisya Subagio
TVRINews, Jakarta
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menegaskan pentingnya peran pemerintah daerah dalam mempercepat eliminasi Tuberkulosis (TBC) di Indonesia.
Ia meminta seluruh kepala daerah segera mengaktifkan dan mengefektifkan Tim Percepatan Penanggulangan TBC (TP2TB) di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Hal itu disampaikan saat memberikan arahan dalam Forum Delapan Gubernur Percepatan Eliminasi TBC di Jakarta, Selasa 26 Agustus 2025.
"Situasinya sudah sangat mendesak. Tolong aktifkan dan efektifkan TP2TB. Jangan ditunda lagi, segera lakukan rapat perdana, reaktivasi, dan susun roadmap eliminasi TBC," tegas Pratikno dalam keterangan tertulis, dikutip Rabu, 27 Agustus 2025.
Pratikno mengingatkan, Indonesia kini berada di peringkat kedua dunia dengan jumlah kasus TBC terbanyak setelah India, berdasarkan Global TB Report WHO 2024. Kondisi ini, kata dia, harus menjadi alarm bagi semua pihak untuk bergerak lebih cepat.
Kemudian, ia menyebut TBC tidak hanya berdampak pada kesehatan, tetapi juga menurunkan produktivitas hingga menyebabkan kehilangan pekerjaan. Karena itu, pendekatan penanganan harus menyeluruh, melibatkan lintas sektor, serta melibatkan peran aktif masyarakat.
"Gregetnya harus sama seperti saat kita melawan Covid-19. Kalau saat itu kita bisa solid dengan sistem komando dan sinergi semua pihak, seharusnya TBC bisa kita tangani lebih baik," ucapnya.
Dalam forum tersebut, delapan gubernur menyampaikan komitmen bersama untuk mempercepat eliminasi TBC, yang disaksikan juga oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, serta sejumlah pejabat pusat dan daerah.
Baca juga: Jurnalis Reuters Tewas di Gaza, Kisah Husssam al-Masri yang Selalu Berkata 'Besok Akan Lebih Baik'
Editor: Redaksi TVRINews
