Penulis: Redaksi TVRINews
TVRINews, Soe
Asnat Nenabu (56), guru honorer di PAUD Sobana Fatilo, Amanatun Utara, Timor Tengah Selatan, NTT, resmi menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu. Ia menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian Presiden Prabowo Subianto terhadap nasib tenaga honorer.
Pada kesempatan tersebut, Asnat menyampaikan bahwa ia sangat menghargai respons pemerintah terhadap video yang sempat membuat namanya viral. Ia berharap salam dan ungkapan terima kasihnya dapat tersampaikan kepada Presiden Prabowo.
"Saya minta terimakasih kepada Bapak Prabowo Subianto yang dengan adanya video saya, bapak tanggapi. Sampaikan salam saya, dari mama Asnat kepada Bapak Presiden," ucapnya.
Lebih jauh, Asnat akhirnya masuk dalam daftar PPPK paruh waktu Kabupaten Timor Tengah Selatan setelah 36 tahun mengabdi. Ia mulai mengajar sejak lulus SMA di SMP Kristen Puli, kemudian berpindah ke SD Inpres Fotilo.
Ketika sekolah mewajibkan seluruh guru berpendidikan sarjana sementara ia tidak memiliki biaya kuliah, Asnat memilih tetap mengajar di PAUD hingga sekarang.
Sebelumnya diketahui bahwa nama Asnat sempat ramai diperbincangkan di media sosial setelah ia memohon perhatian pemerintah terkait nasib guru honorer. Ia berharap sebelum pensiun di usia 60 tahun, ia bisa merasakan menerima gaji dari pemerintah setidaknya satu kali. Selama 12 tahun mengajar di PAUD, ia hanya menerima upah sekitar Rp200 ribu per bulan dari dana BOS.
Kepastian statusnya sebagai guru PPPK paruh waktu disambutnya dengan penuh rasa syukur. Meski begitu, ia berharap rekan-rekan sesama honorer juga bisa merasakan kesempatan yang sama.
Ia menuturkan bahwa mengajar merupakan panggilan hidupnya. Bahkan jika tidak menjadi PPPK sekalipun, ia berkomitmen untuk tetap mengajar selama fisiknya memungkinkan. Asnat mengatakan bahwa pengabdiannya untuk anak-anak dan kampung halamannya adalah bentuk cintanya kepada bangsa.
Sementara itu, Bupati Timor Tengah Selatan Eduard Markus Liou menyatakan bahwa pemerintah daerah telah mengakomodasi permohonan Asnat menjadi guru PPPK paruh waktu. Ia menegaskan komitmen pemkab untuk memperjuangkan peningkatan status tenaga honorer lainnya secara bertahap.
Editor: Redaktur TVRINews
