
WNI di Jerman Ungkap Perbedaan Komentar soal Program Makan Bergizi Gratis di Indonesia
Penulis: Alfin
TVRINews, Jakarta
Seorang Warga Negara Indonesia (WNI) yang kini tengah menempuh studi di Jerman, Boy Tri Rizky, membagikan perbandingan komentar orang Jerman dan Indonesia mengenai program Makan Bergizi Gratis di Indonesia. Melalui unggahan di akun Instagram-nya, Boy menunjukkan perbedaan tanggapan tersebut.
Boy memulai unggahan dengan mengatakan bahwa tanggapan dari orang Jerman terhadap program ini sangat kontras dengan pandangan sebagian orang Indonesia.
“Perbandingan komentar orang Jerman dan orang Indonesia tentang program Makan Bergizi Gratis. Kontras banget,” tulisnya.
Melalui beberapa tangkapan layar, Boy menunjukkan komentar-komentar positif dari warga Jerman. Seperti yang dikatakan oleh akun @xwhereisfebruaryx yang menulis, “Wird das Land bestimmt voranbringen. Nahrung ist so wichtig.” (Negaranya akan maju. Gizi itu penting). Selain itu, akun @theking.official8 juga berkomentar, “Sowas muss es weltweit für alle Kinder, Schwangeren und älteren Menschen geben,” yang berarti, "Ini seharusnya ada di seluruh dunia untuk anak-anak, ibu hamil, dan orang tua."
Sebaliknya, komentar-komentar dari warga Indonesia cenderung lebih skeptis dan bahkan sinis terhadap program tersebut. Salah satunya adalah komentar dari akun @cv_egohpertikel, yang menulis, “Happy apanya? Anak2 makan siang gratis, bapaknya mumet pajaknya naik. Buat bayar hutang ke Tiongkok untuk biaya makan gratis.” Selain itu, ada pula komentar dari @medsos1999 yang menyatakan, “Program makan gratis hanya gimik politik untuk menenangkan pilpres...”
Boy menanggapi hal ini dengan menyatakan bahwa orang Jerman melihat program tersebut sebagai hal yang sangat positif, sementara di Indonesia ada banyak pihak yang justru mengkritik dan mencibir.
“Pokoknya secara keseluruhan orang Jerman melihat program ini bener-bener positif, kalau di Indonesia tuh pada nyinyir,” ujarnya.
Dalam unggahannya, Boy juga menegaskan bahwa dia bukan seorang buzzer bayaran.
“Sebelum aku diteriakin buzzer bayaran, aku mau bilang kalau aku bukan buzzer. Tujuanku cuma mau ngasih tau perbedaannya aja,” jelasnya.
Boy menambahkan bahwa masyarakat Jerman tidak sepenuhnya memahami situasi yang ada di Indonesia, yang membuat mereka lebih mudah melihat program ini secara positif.
Menurut Boy, program Makan Bergizi Gratis yang diinisiasi oleh Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming ini memiliki tujuan yang baik, yaitu membawa Indonesia menuju negara yang lebih maju dan makmur. Dia berharap masyarakat Indonesia lebih mendukung program ini daripada hanya mengkritik.
"Terlepas dari problematika yang ada, saranku mending kita dukung pemerintah di program makan gratis ini aja," ujar Boy.
Boy juga menyebutkan bahwa lebih dari 50% masyarakat Indonesia mendukung program ini, meski ada sebagian yang memberikan kritik.
"Indonesia adalah negara demokrasi, nggak ada salahnya kok untuk mendukung dan coba kasih semangat ke pemerintah," pungkasnya.
Editor: Redaktur TVRINews
