Penulis: Octavian Dwi
TVRINews, Jakarta
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) membentuk Satuan Tugas (Satgas) Tanggap & Peduli Bencana Sumatra untuk mempercepat pemulihan pasca bencana, khususnya bagi masyarakat yang bergantung pada sektor kelautan dan perikanan di Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Aceh.

Komandan Satgas KKP, Pung Nugroho Saksono, menyampaikan bahwa pihaknya telah mengerahkan kapal pengawas dan pesawat patroli untuk mendukung penanganan bencana.
“Kapal pengawas dan satu unit pesawat patroli kami telah dikerahkan langsung ke Aceh. Kemarin, kami berhasil menyalurkan 10 ton bantuan di Lhokseumawe,” ujar Pung Nugroho kepada wartawan, termasuk tvrinews.com, di Tanjung Priok, Rabu (3/12/2025).
Satgas KKP juga mendirikan posko-posko bantuan di wilayah terdampak, serta posko pusat untuk menampung bantuan yang akan dikirim. Salah satu kapal yang akan digunakan adalah KP Orca 05, yang dijadwalkan berangkat dari Jakarta menuju Aceh Timur dan Aceh Tamiang pada 4 Desember 2025.
Pung menambahkan bahwa korban bencana saat ini sangat membutuhkan pakaian layak pakai. Oleh karena itu, Satgas membuka jalur donasi baju yang nantinya akan dikirim melalui KP Orca 05.
“Yang paling dibutuhkan saat ini adalah baju layak pakai. Banyak korban masih memakai pakaian yang sama sejak hari pertama bencana. Bantuan ini sangat penting untuk mereka,” lanjut Pung.
Selain itu, Satgas KKP juga menerima bantuan dari Asosiasi Produsen Pengolahan dan Pemasaran Produk Perikanan Indonesia (AP5I), yang akan disalurkan langsung kepada korban bencana di Sumatra.
Perwakilan AP5I, Saut Hutagalung, berharap bantuan tersebut dapat memberikan semangat bagi masyarakat terdampak.
“Semoga ini menjadi tali kasih yang bisa memberi semangat bagi masyarakat yang terdampak bencana,” ujar Saut.
Editor: Redaksi TVRINews
