
Penulis: Nirmala Hanifah
TVRINews, Jakarta
Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menuturkan pihaknya akan membangun Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Hal tersebut, diungkapkan saat acara peresmian 1.072 SPPG dan 18 gudang ketahanan pangan di Palmerah, Jakarta pada Jumat, 13 Februari 2026 hari ini.
Tak hanya itu, ia dengan tegas mengatakan jika pembangunan fasilitas tersebut merupakan langkah konkret Polri dalam memperkuat dukungan terhadap program pemenuhan gizi nasional, khususnya bagi anak-anak di berbagai wilayah Indonesia.
Secara khusus, lanjutnya Polri saat ini tengah melakukan survei bersama Badan Gizi Nasional guna menentukan titik pembangunan SPPG di sejumlah wilayah Papua.
Beberapa wilayah yang menjadi prioritas antara lain Provinsi Papua Pegunungan, Papua Barat Daya, dan Papua Tengah. Survei tersebut dilakukan untuk memastikan pembangunan fasilitas benar-benar tepat sasaran dan menjawab kebutuhan masyarakat setempat.

“Yang dibangun saat ini, di wilayah tertinggal terdepan dan terluar secara khusus di Papua. Polri saat ini sedang melaksanakan survei bersama Badan Gizi Nasional untuk mencapai titik lokasi pembangunan SPPG provinsi Papua Pegunungan, Papua Barat daya dan Papua Tengah,” ungkapnya
Kapolri menekankan bahwa langkah ini merupakan wujud komitmen Polri dalam mendukung pemerataan akses layanan pembangunan gizi hingga ke pelosok negeri.
Dengan demikian, manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG) diharapkan dapat dirasakan oleh seluruh anak bangsa, tanpa terkecuali.
“Hal ini sebagai wujud komitmen Polri dalam mendukung pemerataan akses layanan pembangunan gizi hingga ke daerah-daerah agar manfaat program mbg dapat dirasakan oleh setiap anak bangsa di manapun mereka berada,” ujarnya
Lebih lanjut, pada tahun 2026 Polri menargetkan pembangunan SPPG akan terus berlanjut hingga mencapai 1.500 unit di seluruh Indonesia.
Target tersebut diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kualitas gizi masyarakat secara merata.
“Pada tahun 2026 Polri menargetkan untuk melanjutkan pembangunan hingga mencapai 1500 SPPG di seluruh Indonesia,” pungkasnya.
Editor: Redaksi TVRINews
