
Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Komisaris Jenderal Pol. Dedi Prasetyo di STIK-PTIK, Jakarta, Senin, 2 Maret 2026 (Foto: TVRINews/Ridho Dwi Putranto)
Penulis: Ridho Dwi Putranto
TVRINews, Jakarta
Dalam rangka memastikan arus mudik dan balik Lebaran 2026 berjalan aman dan lancar, Kepolisian Republik Indonesia menyiapkan ribuan posko serta berbagai rekayasa lalu lintas.
Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Komisaris Jenderal Pol. Dedi Prasetyo mengatakan Polri menyiagakan 2.746 posko dalam rangka pengamanan mudik Lebaran 2026.
"Dari total ribuan posko tersebut, terdiri dari 1.624 posko pengamanan, 779 posko pelayanan, dan 343 posko terpadu untuk mengamankan 385.608 objek pengamanan, diantaranya masjid, pusat perbelanjaan, terminal, stasiun, pelabuhan, bandara, dan objek wisata" jelas Komjen Pol Dedi kepada wartawan di Gedung Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian, Jakarta, Senin, 2 Maret 2026.
Selain itu, Polri juga menyiapkan berbagai strategi manajemen dan rekayasa lalu lintas, khususnya di jalan tol, guna mengurai kepadatan kendaraan selama masa mudik.
"Nanti ada beberapa kegiatan-kegiatan manajemen rekayasa arus lalin di jalur tol, antara lain nanti berupa ganjil genap akan juga dilaksanakan, kemudian one-way, kontra-flow, tailing system, juga ada buffer zone di pelabuhan," ujarnya.
Di sisi pelayanan kepada masyarakat, Polri menyediakan fasilitas penitipan kendaraan bermotor di kantor kepolisian setempat bagi warga yang meninggalkan rumah untuk mudik.
Tak hanya itu, Polri juga mengoptimalkan layanan hotline 110 sebagai sarana pengaduan, laporan darurat, serta berbagai kebutuhan masyarakat yang memerlukan bantuan kepolisian selama periode mudik Lebaran.
Polri mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan layanan tersebut serta mematuhi aturan lalu lintas agar perjalanan mudik berlangsung aman dan tertib.
Editor: Redaksi TVRINews
