
Presiden Prabowo Subianto bernyanyi bersama para siswa SMA Negeri 1 Cilacap, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Rabu, 29 April 2026. (Foto: BPMI Setpres)
Penulis: Fityan
TVRINews – Cilacap, Jawa Tengah
Presiden Tinjau Renovasi SMAN 1 Cilacap dan Berikan Penghormatan Khusus bagi Jasa Guru
Suasana formal kunjungan kerja kenegaraan seketika berubah menjadi panggung patriotisme yang emosional di SMA Negeri 1 Cilacap, Jawa Tengah, Rabu 29 April 2026.
Di sela agenda peninjauan renovasi fasilitas pendidikan, Presiden Prabowo Subianto memilih untuk mendekatkan diri secara personal dengan para siswa melalui alunan lagu-lagu kebangsaan.
Kunjungan yang berlangsung pagi tadi bukan sekadar urusan birokrasi infrastruktur. Menjelang akhir arahannya, Presiden melontarkan permintaan yang tidak biasa sebagai bentuk apresiasi kepada generasi muda.

"Saya minta hadiah dari kalian, boleh? Saya minta kalian nyanyi lagu-lagu kebangsaan untuk saya," ujar Presiden Prabowo di hadapan ratusan siswa yang menyambutnya dengan antusiasme tinggi.
Dipandu oleh Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, halaman sekolah tersebut seketika bergema oleh paduan suara massal.
Lagu "Indonesia Pusaka", "Rayuan Pulau Kelapa", hingga "Tanah Airku" dinyanyikan dengan penuh khidmat.
Penghormatan untuk Tenaga Pendidik
Di tengah kemeriahan tersebut, Presiden Prabowo memberikan penekanan khusus pada peran guru dalam pembangunan bangsa. Beliau menginstruksikan seluruh hadirin untuk menyanyikan "Hymne Guru" sebagai bentuk penghormatan tertinggi.
"Untuk menghormati guru, karena tidak ada bangsa yang hebat tanpa guru yang hebat. Kita menyanyikan ‘Hymne Guru’, hafal?" tutur Presiden, menegaskan bahwa kualitas pendidikan tidak hanya bersandar pada fisik bangunan, tetapi juga pada dedikasi para pendidiknya.
Momen Tak Terlupakan Siswa
Salah satu siswi kelas XI, Galea Femme Ramadhantya Prastanto, mendapatkan kesempatan langka saat dipanggil untuk bernyanyi tepat di samping Kepala Negara. Meski mengaku gugup, Galea menggambarkan momen tersebut sebagai pengalaman yang emosional.

"Jujur saya tadi gemetar dan shock juga karena dipanggil ke depan. Saya berusaha tetap bernyanyi semampu saya dengan perasaan senang yang campur aduk," ungkap Galea saat diwawancarai usai acara.
Senada dengan Galea, siswa lainnya, M. Abdan Syakuro, menyatakan kebanggaannya dapat berinteraksi sedekat itu dengan pemimpin negara. Menurutnya, bernyanyi di samping orang nomor satu di Indonesia memberikan kesan mendalam bagi seluruh siswa.

Kunjungan ini memberikan pesan kuat bahwa di tengah masifnya program perbaikan infrastruktur pendidikan nasional, aspek pembangunan karakter dan rasa cinta tanah air tetap menjadi prioritas utama pemerintah.
Perjumpaan di Cilacap ini menutup hari dengan pengingat bahwa masa depan Indonesia tengah dibangun melalui harmoni antara fasilitas yang mumpuni dan semangat kebangsaan yang kokoh.
Editor: Redaksi TVRINews
