TVRINews, Semarang
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti, menegaskan bahwa lembaga pendidikan swasta memiliki peran penting dalam mendukung upaya mencerdaskan kehidupan bangsa.
Menurutnya, satuan pendidikan yang dikelola masyarakat merupakan mitra strategis pemerintah dalam memperluas akses dan meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia.
Pernyataan tersebut disampaikan Abdul Mu’ti saat menghadiri peresmian gedung serbaguna baru di SMP–SMA Islam Hidayatullah yang berada di bawah pengelolaan Yayasan Abul Yatama, Semarang, Jawa Tengah.
“Sejak awal saya dilantik sebagai Menteri, ketika ditanya mengenai pendidikan swasta, bagi saya swasta adalah mitra. Itu prinsip yang saya pegang teguh,”ujar Mendikdasmen Mu’ti dalam keterangan tertulis, Senin, 15 Juni 2026.
Ia menjelaskan, pandangan tersebut sejalan dengan visi Kemendikdasmen dalam mewujudkan pendidikan bermutu yang dapat diakses seluruh masyarakat melalui keterlibatan berbagai pihak. Karena itu, partisipasi lembaga pendidikan swasta dinilai sangat penting dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan yang berkualitas dan berkelanjutan.
Dalam kesempatan itu, Abdul Mu’ti juga menyoroti pentingnya pengembangan lembaga pendidikan yang tidak hanya menekankan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga memperkuat pembentukan karakter, keimanan, dan ketakwaan peserta didik. Menurutnya, pendekatan pendidikan seperti yang diterapkan Yayasan Abul Yatama memiliki kontribusi besar dalam menyiapkan generasi muda yang unggul dan mampu bersaing di masa depan.
Mendikdasmen turut mengapresiasi kontribusi berbagai organisasi dan lembaga pendidikan masyarakat yang selama ini aktif memberikan layanan pendidikan kepada masyarakat, termasuk Yayasan Abul Yatama, Muhammadiyah, Ma’arif, dan sejumlah lembaga pendidikan lainnya.
“Kita mengombinasikan berbagai kekayaan intelektual yang berkembang di Barat, di Timur Tengah, dan di tanah air kita. Kita kombinasi bersama menjadi kebijakan nasional yang bermanfaat untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, membangun generasi Indonesia yang hebat dan kuat,” tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, Abdul Mu’ti meresmikan gedung serbaguna baru yang dibangun untuk menunjang kegiatan belajar mengajar serta pengembangan potensi peserta didik. Fasilitas tersebut dilengkapi berbagai sarana pendukung, seperti laboratorium bahasa, laboratorium komputer, laboratorium IPA, ruang organisasi siswa, perpustakaan, dan fasilitas olahraga.
Dengan beroperasinya gedung baru tersebut, bangunan sekolah yang sebelumnya digunakan untuk berbagai kegiatan dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai ruang kelas guna mendukung proses pembelajaran.
Sementara itu, Ketua Dewan Pembina Yayasan Abul Yatama, Hasan Toha Putra, mengatakan pembangunan fasilitas pendidikan tersebut dilakukan untuk menjawab kebutuhan sarana dan prasarana yang terus berkembang.
Ia menjelaskan, pengembangan sekolah selama ini banyak didukung oleh kekuatan komunitas internal, terutama para alumni yang turut berkontribusi dalam kemajuan lembaga pendidikan tersebut.








