
Foto: Instagram/prabowo
Penulis: Alfin
TVRINews, Jakarta
Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke permukiman bantaran rel kereta api di Senen, Kamis, 26 Maret 2026, memunculkan harapan baru bagi warga yang telah lama tinggal di kawasan tersebut.
Salah satu warga, Wawan, yang bekerja sebagai pengamen, mengaku terharu saat mengetahui Presiden datang langsung meninjau kondisi tempat tinggal mereka. Ia tidak menyangka sosok yang hadir adalah kepala negara.
“Awalnya ada koordinasi katanya Bapak Gubernur yang mau datang. Eh, ternyata Bapak Presiden. Saya cuma lihat saja, nggak sempat mendekat. Siapa sih orang pertama di Indonesia, baru kali ini datang ke sini,” tutur Wawan.
Kegembiraan juga dirasakan istrinya yang turut menyaksikan kunjungan tersebut. Ia mengaku hampir menangis karena Presiden berkenan datang ke lingkungan mereka.
Wawan menuturkan telah tinggal di bantaran rel sejak kecil, mengikuti jejak keluarganya. Keterbatasan ekonomi membuatnya bertahan di lokasi tersebut meski menyadari kondisi itu tidak ideal.
“Kalau aktivitas saya ngamen. Dari saya kecil, dari cerita nenek buyut saya juga sudah tinggal di sini. Kalau dibilang boleh sih, sebenarnya nggak boleh. Tapi kami tinggal di sini,” imbuh Wawan.
Ia berharap kunjungan tersebut dapat membawa perubahan, terutama terkait penyediaan hunian yang lebih layak bagi warga.
“Kami minta tolong bantu tempat tinggal biar kita (tinggal dengan) layak. Terima kasih,” imbuh Wawan.
Dalam kunjungan itu, Presiden menyusuri kawasan permukiman padat di dekat rel kereta api sambil menyerap aspirasi warga. Ia juga menegaskan komitmen untuk menyediakan hunian yang layak.
"Mendengar aspirasi masyarakat di sana, Insyallah kita akan segera membangun hunian yang layak untuk masyarakat di daerah tersebut dengan cepat. Dan sudah menjadi tekad saya untuk menyediakan hunian layak untuk masyarakat Indonesia," tulis Prabowo melalui akun Instagram-nya.
Kunjungan tersebut memberi harapan bagi warga bantaran rel untuk memperoleh kehidupan yang lebih aman dan layak.
Editor: Redaksi TVRINews
