Penulis: Ricardo Julio
TVRINews, Toraja Utara
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus menunjukkan dampak positif di berbagai sekolah di Toraja Utara. Salah satunya dirasakan oleh SD Kristen Rantepao 5, yang sejak Maret 2025 telah melaksanakan program ini secara rutin untuk 1.080 murid dari dua shift, pagi dan siang.
Perwakilan SD Kristen Rantepao 5 di Singki, Kecamatan Rantepao Hermiwati Munir, mengatakan bahwa pelaksanaan MBG di sekolahnya berjalan tertib dan memberikan manfaat besar bagi anak-anak.
“Setiap hari makanan datang sekitar pukul 9 pagi untuk anak-anak kelas 1, dan pukul 10 untuk kelas yang lebih tinggi. Makanan datang dalam keadaan hangat, menunya nasi, lauk, sayur, dan buah. Susu juga diberikan dua kali seminggu,”kata Hermiwati saat ditemui tvrinews.com di Toraja Utara, Sulawesi Selatan, Rabu, 30 Juli 2025.
Ia menyebutkan bahwa program ini sangat membantu, terutama bagi anak-anak yang datang ke sekolah tanpa sarapan.

Menurutnya, sejak ada MBG, para orang tua menjadi lebih tenang karena tahu anak-anak mereka mendapatkan asupan gizi cukup selama di sekolah.
“Kadang anak-anak cuma minum susu di rumah, belum sempat makan. Tapi karena ada MBG, orang tua tidak khawatir lagi,”jelasnya.
Hermiwati juga mengakui bahwa meski awal pelaksanaan sempat membuat repot, kini semuanya sudah berjalan lancar.
“Repotnya cuma hari pertama saja. Sekarang semuanya sudah tertata rapi, karena sistem distribusinya sudah diatur. Tidak merepotkan lagi,” tambahnya.
Respon dari guru, orang tua, dan murid pun sangat baik. Meski begitu, ia berharap ada variasi menu yang lebih beragam agar anak-anak tidak bosan. Ia juga berharap frekuensi distribusi susu bisa ditambah.
“Susu sekarang dua kali seminggu, kadang bisa tiga. Tapi belum rutin. Kami berharap bisa lebih sering,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Satuan Pendidikan Pelaksana Gizi (SPPG) Kecamatan Rantepao 1, Juwita Cyntikhe Sari, menyampaikan bahwa pelaksanaan MBG mencakup ribuan siswa dan penerima manfaat lainnya di wilayah Rantepao.
Berdasarkan data dapur SPPG Kecamatan Rantepao 2, total penerima MBG mencapai 3.480 orang, yang tersebar di berbagai jenjang pendidikan dan kelompok rentan.
Program MBG ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam mendukung ketahanan gizi dan tumbuh kembang anak-anak Indonesia, khususnya di wilayah terpencil dan perdesaan seperti Toraja Utara.
Editor: Redaktur TVRINews
