
Penanganan Darurat Bencana Humbang Hasundutan Berjalan Stabil
Penulis: Christhoper Natanael Raja
TVRINews, Humbang Hasundutan
Penanganan darurat bencana hidrometeorologi yang meliputi banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatra Utara, terus membaik hingga Minggu, 30 November 2025.
Seluruh unsur forkopimda bergerak terpadu membentuk posko darurat di lapangan sepak bola Desa Panggugunan, sesuai arahan Kepala BNPB Suharyanto.
BNPB menugaskan Direktur Fasilitasi Penanganan Korban dan Pengungsi, Nelwan Harahap, untuk mendampingi operasional posko yang dipimpin Bupati Oloan Paniaran Nababan.
Pendampingan meliputi pencarian dan pertolongan, pemenuhan kebutuhan dasar, dapur umum, layanan kesehatan, penyediaan logistik dan peralatan, pendataan kaji cepat, serta penanganan pengaduan warga.
Sejumlah kebutuhan dasar sudah tersedia di posko dan sebagian bantuan telah disalurkan kepada penyintas.
Dukungan tahap pertama dari BNPB mencakup 200 paket sembako, 200 paket makanan siap saji, satu unit tenda pengungsi, 100 matras, 20 velbed, 100 selimut, satu pompa alkon, satu genset dan satu perahu polietilena.
Menindaklanjuti instruksi Kepala BNPB, Nelwan juga mengunjungi beberapa warga yang mengungsi di rumah kerabat.
Ia berdialog dengan para penyintas sekaligus menyerahkan bantuan sembako dan kebutuhan harian.
Untuk memulihkan komunikasi darurat, BNPB dan Diskominfo Humbang Hasundutan memasang jaringan satelit Starlink di tiga lokasi, yakni posko pengungsi Desa Sihombu, Kantor Camat Pakkat dan pos pengungsi Gereja HKBP Parbotihan, Onan Ganjang. Warga di sekitar titik itu bisa mengakses internet gratis selama 24 jam.
Dinas Perhubungan turut mendukung dengan memasang lampu penerangan jalan di sekitar posko agar mobilitas malam hari lebih aman.
Di sisi lain, Tagana Dinas Sosial mengatur distribusi makanan dari dapur umum. Warga menerima konsumsi tiga kali sehari dengan menu bernutrisi untuk menjaga kondisi mereka selama masa tanggap darurat berlangsung.
Editor: Redaktur TVRINews
