
Irene: HoYo FEST Jadi Ruang Strategis Pengembangan Kreator Lokal.
Penulis: Krisafika Taraisya Subagio
TVRINews, Jakarta
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Irene Umar, mendorong kolaborasi strategis antara pemerintah dan industri global untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif di Indonesia. Hal tersebut disampaikan saat menerima audiensi HoYoverse di Kantor Kementerian Ekraf, Jakarta, Selasa, 7 April 2026.
Dalam pertemuan tersebut, Irene menekankan pentingnya keterlibatan kreator lokal dalam pengembangan industri berbasis intellectual property (IP), termasuk melalui ajang HoYo FEST 2026 yang akan digelar dalam waktu dekat.
Menurutnya, kolaborasi dengan HoYoverse menjadi contoh konkret sinergi antara pelaku industri global dengan talenta dalam negeri. Ia mengapresiasi konsistensi perusahaan tersebut dalam membangun komunitas kreatif sekaligus memberdayakan kreator lokal melalui berbagai program dan kegiatan.

"Untuk mengembangkan ekosistem ekraf, kami sedang mencoba menyusun kurikulum ekonomi kreatif tidak hanya di tingkat universitas, tetapi juga mulai dari sekolah dasar untuk mengasah kreativitas. Tidak harus langsung pada tahap intellectual property (IP), tetapi dari proses penciptaannya juga harus dibangun," ujar Irene dalam keterangan tertulis, dikutip dari siaran pers yang diterima tvrinews.com, Rabu, 8 April 2026.
Ia berharap HoYoverse dapat turut berperan dalam mengedukasi kreator Indonesia, khususnya dalam proses produksi karya kreatif serta mendorong kolaborasi lintas subsektor ekonomi kreatif.
HoYo FEST sendiri merupakan bagian dari aktivasi komunitas yang berfokus pada pengembangan ekosistem kreatif berbasis IP gim. Kegiatan ini menghadirkan pameran, penjualan merchandise, hingga ruang kolaborasi bagi kreator lokal untuk menghasilkan karya yang dapat dipasarkan.
Associate Brand Director HoYoverse Indonesia, Aswin Antonie, menyampaikan bahwa HoYo FEST 2026 akan kembali menghadirkan berbagai program untuk mendukung kreator, termasuk Artist Alley sebagai ruang bagi seniman untuk menampilkan karya mereka.

"Bagi kami bukan hanya gim yang penting, tetapi juga ekosistemnya, termasuk para kreator lokal yang menjadi bagian di dalamnya," kata Aswin.
Sebagai informasi, HoYo FEST 2026 akan diselenggarakan pada 30 Juli hingga 2 Agustus di Pondok Indah Mall 3, Jakarta. Ajang ini diharapkan menjadi momentum penguatan kolaborasi antara industri global dan kreator lokal dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif nasional.
Editor: Redaksi TVRINews
