TVRINews, Jepang
Umat Muslim Indonesia di Jepang melaksanakan Salat Iduladha 1447 Hijriah dengan penuh khidmat di berbagai prefektur, Rabu, 27 Mei 2026 hari ini. Di mana, pelaksanaan ibadah tersebut berlangsung di sejumlah masjid dan pusat komunitas Muslim Indonesia yang tersebar dari wilayah utara hingga selatan Jepang.
Di Masjid Indonesia Asahi, Prefektur Chiba, jamaah WNI bersama umat Muslim dari berbagai negara memadati area masjid sejak pagi hari untuk mengikuti Salat Iduladha yang dimulai pukul 08.00 waktu setempat. Aulia Nugraha dipercaya menjadi imam, sedangkan khutbah Iduladha disampaikan KH Arief Imron.
Koordinator Fungsi Penerangan Sosial Budaya KBRI Tokyo, Muhammad Al Aula, yang hadir bersama jamaah menekankan pentingnya menjaga solidaritas antarsesama warga Indonesia di perantauan sekaligus memperkuat hubungan baik dengan masyarakat Jepang.

“Apresiasi kami sampaikan kepada pengurus Masjid Indonesia Asahi Chiba yang menjadikan masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah semata melainkan juga sebagai rumah silaturahmi umat dengan berbagai aktivitas sosial. Momen Iduladha ini menjadi titik pijak semangat berkurban dari masing-masing kita untuk saling memperhatikan dan mengingatkan, termasuk menjaga hubungan baik dengan warga lokal Jepang,” ujar Muhammad Al Aula.
Suasana Iduladha di Masjid Indonesia Asahi juga diisi dengan penyuluhan dari Kepolisian Asahi mengenai aturan hukum dan norma sosial yang berlaku di Jepang. Kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari pengurus masjid karena dinilai memperkuat hubungan harmonis antara komunitas Muslim dan masyarakat sekitar.
Pengurus Masjid Indonesia Asahi, Malik Abdul Aziz, menyebut kehadiran KBRI Tokyo menjadi momen bersejarah bagi masjid tersebut. Ia berharap keberadaan masjid dapat terus membawa manfaat bagi masyarakat Indonesia maupun warga Jepang.

“Semoga kedepan Masjid Indonesia Asahi bisa terus menjadi tempat ibadah sekaligus jembatan kebaikan dan persahabatan antara Indonesia dengan Jepang,” kata Malik Abdul Aziz.
Selain pelaksanaan salat, KBRI Tokyo juga berdialog dengan jamaah terkait pengalaman hidup WNI di Jepang serta berbagai upaya peningkatan pelayanan bagi masyarakat Indonesia di luar negeri.
Di Tokyo, antusiasme jamaah terlihat di Masjid Indonesia Tokyo (MIT) yang dikelola Keluarga Masyarakat Islam Indonesia (KMII) Jepang. Salat Iduladha dilaksanakan dalam lima gelombang dan dihadiri sekitar 2.500 jamaah. Panitia turut menghadirkan kegiatan “Eid Ceria Iduladha” untuk anak-anak tingkat TK dan SD.
Pelaksanaan Salat Iduladha juga berlangsung di Masjid Nusantara Akihabara dengan total sekitar 500 jamaah yang mengikuti ibadah dalam enam gelombang.
Sementara itu, di Asahikawa, Hokkaido, sekitar 70 jamaah tetap melaksanakan Salat Iduladha meski hari tersebut bukan hari libur nasional di Jepang. Setelah ibadah selesai, jamaah menikmati hidangan ketupat dan kari ayam dalam suasana penuh keakraban.
Di wilayah selatan Jepang, sekitar 300 jamaah mengikuti Salat Iduladha di Fukuoka. Kegiatan tersebut difasilitasi oleh Majelis Wakil Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (MWCINU) Fukuoka dan Pimpinan Ranting Istimewa Muhammadiyah Fukuoka di dua lokasi berbeda.
Sedangkan di Prefektur Gifu, Salat Iduladha digelar di Masjid Al-Hidayah Toki dalam dua sesi dengan jumlah jamaah sekitar 100 orang. Acara kemudian ditutup dengan silaturahmi dan sajian makanan ringan khas Indonesia.
Pelaksanaan Iduladha juga berlangsung di berbagai prefektur lainnya di Jepang. Banyak WNI tetap menyempatkan diri mengikuti salat sebelum kembali menjalankan aktivitas kerja mereka.










