
dok. Kemensos
Penulis: Krisafika Taraisya Subagio
TVRINews, Jakarta
Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet disabilitas Indonesia di ajang ASEAN Para Games Thailand 2025. Lulusan Sentra Terpadu Pangudi Luhur (STPL) Bekasi milik Kementerian Sosial (Kemensos), Sahrul Andriansyah, sukses mempersembahkan medali emas untuk Merah Putih melalui cabang para bowling nomor Mixed TPB2.
Sahrul tampil gemilang bersama pasangannya, Martha Susanty, dan menjadi yang terbaik di kategori campuran. Keberhasilan ini sekaligus menegaskan peran penting STPL Bekasi dalam mencetak sumber daya manusia penyandang disabilitas yang mandiri dan berprestasi.
"Senang dan bahagia, ini kan ajangnya sudah tingkat ASEAN. Jadi memang bangga membawa nama Indonesia," ujar Sahrul dalam keterangan tertulis, dikutip tvrinews.com dari laman Kemensos pada Senin, 26 Januari 2026.
Bagi Sahrul, raihan emas ini terasa sangat bermakna karena sebelumnya ia gagal naik podium pada nomor tunggal akibat cedera dan harus puas finis di peringkat keempat. Kegagalan tersebut terbayar lunas lewat penampilan solid di nomor campuran.
Sahrul juga menyampaikan apresiasinya kepada STPL Bekasi Kemensos yang pernah membina dirinya sejak remaja. Menurutnya, pembinaan di STPL tidak hanya membekali keterampilan, tetapi juga membangun mental dan kepercayaan diri.
"STPL secara tidak langsung mendidik dan membangun mental saya. Saya bisa seperti ini karena pernah dibina di STPL. Kalau tidak ada STPL, mungkin saya tidak bisa sampai di titik ini," tuturnya.
Sahrul merupakan penyandang disabilitas netra yang pernah menjadi penerima manfaat di STPL Bekasi pada 2005–2010. Ia mengikuti program vokasional terapis pijat (Shiatsu) hingga akhirnya mampu bekerja secara mandiri. Pada 2023, Sahrul sempat tercatat sebagai penghuni rumah susun STPL sebelum melakukan terminasi mandiri pada 2025.
Selain berprofesi sebagai terapis pijat, Sahrul juga aktif di bidang seni sebagai drummer dalam grup band penyandang disabilitas netra. Di bidang olahraga, ia menekuni para bowling secara konsisten dan sebelumnya meraih emas pada Peparnas XVII 2024 di Solo, Jawa Tengah.
Sahrul berharap prestasi yang diraihnya dapat menjadi inspirasi bagi penyandang disabilitas lainnya untuk berani keluar dari zona nyaman dan terus mengembangkan potensi diri.
Setelah ASEAN Para Games Thailand 2025, Sahrul dijadwalkan kembali ke Indonesia pada 28 Januari 2026 dan berpeluang kembali memperkuat tim nasional dalam berbagai agenda internasional berikutnya, termasuk rencana kejuaraan di Jepang.
Editor: Redaksi TVRINews
