Penulis: Ricardo Julio
TVRINews, Jakarta
Kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI) terus dipersiapkan guna menjadi pusat perayaan pergantian tahun khususnya di wilayah DKI Jakarta. Meski Pemerintah Provinsi DKI Jakarta meniadakan pesta kembang api tahun ini, antusiasme warga justru tetap tinggi untuk merasakan euforia malam pergantian tahun di jantung ibu kota.
Berdasarkan pantauan di lokasi, warga dari berbagai daerah penyangga seperti Tangerang dan Depok sengaja datang hanya untuk melihat persiapan panggung hiburan dan instalasi seni yang telah disiapkan.
Widi, seorang warga asal Tangerang, mengaku sangat mendukung langkah pemerintah yang memusatkan perayaan di Jakarta. Menurutnya, konsep acara tahun ini memudahkan masyarakat untuk menikmati hiburan tanpa harus merogoh kocek dalam.
"Kalau menurut saya ini acara sangat bagus ya. Jadi memusatkan perhatiannya di Jakarta, nggak usah jauh-jauh, nggak usah mahal-mahal," ujar Widi kepada tvrinews.com di kawasan Bundaran HI, Selasa 30 Desember 2025.
Widi juga menceritakan bagaimana rekan-rekannya dari luar kota rela datang demi merasakan atmosfer persiapan perayaan. "Teman saya dari Depok bela-belain ke sini mau lihat euforia persiapan untuk tahun baru. Pasti kebayang riuhnya nanti, apalagi ada Car Free Night, orang-orang pasti tumpah ruah di sini," tambahnya.
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang identik dengan dentuman kembang api, perayaan kali ini memang terasa lebih bersahaja namun tetap meriah. Hal ini pun mendapat apresiasi positif dari masyarakat.
Epi, warga asal Depok, mengungkapkan bahwa ketiadaan kembang api justru memberikan makna yang lebih dalam bagi momen pergantian tahun kali ini. Ia menilai langkah ini sebagai bentuk empati terhadap saudara-saudara yang sedang tertimpa musibah di Pulau Sumatra.
"Tentunya kami sangat mengapresiasi rencana malam tahun baru yang tahun ini tidak mengadakan pesta kembang api. Mungkin terasa lebih khidmat, tapi tetap dapat hiburannya, tetap dapat syukurannya," jelas Epi.
Menurutnya, perayaan tahun ini menjadi momentum untuk berefleksi dan menunjukkan keprihatinan atas bencana yang melanda sebagian wilayah Indonesia.
"Kita turut prihatin dengan adanya bencana di Pulau Sumatra. Jadi dengan konsep seperti ini pun sudah sangat meriah dan bagus. Kami bela-belain datang dari luar kota khusus untuk melihat euforia tahun ini karena memang berbeda dari sebelumnya," pungkasnya.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiapkan rangkaian hiburan untuk menyambut datangnya Tahun Baru 2026. Delapan panggung besar akan hadir di berbagai sudut kota sebagai pusat perayaan.
Agenda tahunan ini akan berlangsung mulai Rabu malam, 31 Desember 2025, pukul 18.00 WIB, dan berlanjut hingga Kamis dini hari, 1 Januari 2026. Dengan mengusung tema “Rangkul Keragaman, Rawat Harapan”, sebagai ajakan untuk menjaga persatuan dan optimisme warga Jakarta.
Editor: Redaktur TVRINews
