
Foto: ANTARA
Penulis: Intan Kw
TVRINews, Jakarta
Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatra menyampaikan perkembangan terkini perbaikan fasilitas kesehatan masyarakat untuk mendukung layanan kesehatan penyintas bencana di Provinsi Aceh, Sumatra Utara (Sumut), dan Sumatra Barat (Sumbar).
Berdasarkan data Satgas PRR per 4 Maret, fasilitas kesehatan berupa rumah sakit pemerintah terdampak berjumlah 87 yang sudah seluruhnya kembali beroperasi di tiga provinsi bencana Sumatra.
"Progres serupa juga tampak pada seluruh Puskesmas terdampak yang sudah beroperasi berjumlah 867 di tiga provinsi bencana Sumatra," tulis Satgas PRR dalam keterangan tertulis yang diterima tvrinews.com, Kamis, 5 Maret 2026.
Namun demikian, Satgas PRR masih berupaya mengatifkan kembali Puskesmas Pembantu (Pustu) terdampak bencama yang berjumlah 2.522 Pustu dan 176 di antaranya berhenti beroperasi par 1 Desember 2025. Kini, tersisa 21 Pustu yang belum beroperasi dan masih dalam tahap pembersihan, renovasi atau tahap pembangunan baru.
Adapun rincian dari 21 Pustu yang masih diupayakan beroperasi kembali adalah 12 di Aceh yang terletak di Pustu Blang Seunong, Pante Bidari, Aceh Timur, Pustu Alue le Mirah, Pante Bidari, Aceh Timur, Pustu Jambo Balee, Indra Makmur, Aceh Timur, Pustu Jambo Leubok, Indra Makmur, Aceh Timur, Pustu Seunuebok Bayu, Indra Makmur, Aceh Timur, Pustu Bandar Baro, Indra Makmur, Aceh Timur.
Kemudian Pustu Alue Tuwi, Rantau Selamat, Aceh Timur, Pustu Blang Nie, Simpang Ulim, Aceh Timur, Pustu DK 1 Peunaron Baru, Peunaron, Aceh Timur, Pustu Tanjung Minjei, Madat, Aceh Timur, Pustu Tanjung Tok Blang, Aceh Timur, Pustu Paya Meuligoe, Peureulak, Aceh Timur.
Sementara sembilan Pustu di Sumut masih memerlukan pembersihan, renovasi atau dalam tahap pembangunan baru, seperti diPustu Hutabarangan, Sibolga Utara, Kota Sibolga, Pustu Huta Godang, Batang Toru, Tapanuli Selatan, Pustu Po Simargarap, Pasaribu Tobing, Tapanuli Tengah.
Selain itu, Pustu Sibuluan Nalambok, Sarudik, Tapanuli Tengah, Pustu Sibio Bio, Sibabangun, Tapanuli Tengah, Pustu Sigiring-giring, Tukka, Tapanuli Tengah, Pustu Hutanabolon, Tukka, Tapanuli Tengah, Pustu Huraba, Tukka, Tapanuli Tengah, Pustu Sipange, Tukka, Tapanuli Tengah.
Sedangkan di Sumbar dari 709 Pustu terdampak dan 49 diantaranya sempat berhenti beroperasi pada per 1 Desember 2025. Kondisi terkini, seluruh Pustu terdampak sudah beroperasi kembali.
Editor: Redaktur TVRINews
