
Mendagri Sampaikan Apresiasi Presiden Prabowo untuk Penanganan Longsor di Cilacap
Penulis: Christhoper Natanael Raja
TVRINews, Cilacap
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menyampaikan apresiasi Presiden RI Prabowo Subianto kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan longsor di Kecamatan Majenang, Cilacap.
“Atas nama pemerintah, Bapak Presiden menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada semua pihak yang telah membantu bekerja keras sejak peristiwa terjadi sampai hari ini dan ke depan,” ujar Tito dalam keterangan tertulis yang diterima oleh tvrinews.com, Rabu, 19 November 2025.
Ia menegaskan penanganan bencana tidak berhenti pada fase tanggap darurat. Pemerintah pusat dan daerah sudah menyiapkan langkah lanjutan, termasuk relokasi warga yang terdampak.
Tito mengatakan pemerintah kabupaten, provinsi, dan kementerian terkait telah menyampaikan komitmennya untuk memberikan dukungan penuh sesuai arahan Presiden Prabowo.
“Presiden pasti tidak akan tinggal diam untuk membantu,” ucap Tito.
Menurutnya, apel digelar untuk memastikan kesiapan personel sekaligus memberi dukungan moral kepada petugas yang bekerja di medan sulit.
Ia memastikan pendampingan akan terus dilakukan, mulai dari bantuan kepada keluarga korban hingga penyiapan hunian bagi warga yang membutuhkan.
Tito juga mengingatkan pentingnya langkah antisipatif agar kejadian serupa tidak menimbulkan dampak lebih besar di wilayah lain.
“Kita masih terus bekerja sampai maksimal dan akan mendukung, membantu keluarga korban sambil memitigasi agar tidak terjadi di tempat lain,” tutur Tito.
Usai apel, Mendagri meninjau dapur umum yang dioperasikan relawan MAN 2 Cilacap untuk memastikan kebutuhan pangan warga terpenuhi. Ia kemudian memimpin rapat koordinasi singkat dengan jajaran terkait untuk memperbarui informasi kondisi lapangan.
Dalam kesempatan itu, Mendagri menyerahkan bantuan dari Kemendagri berupa pakaian, vitamin, dan kebutuhan dasar lain kepada para korban. Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan juga menyalurkan empat tenda sebagai dukungan tambahan untuk penanganan bencana.
Editor: Redaktur TVRINews
