
Pesona Masjid Agung Darussalam, Arsitektur Unik dengan Sentuhan Sejarah
Penulis: Redaksi TVRINews
TVRINews, Jakarta
Masjid Agung Darussalam di Kabupaten Bojonegoro menjadi salah satu masjid bersejarah di Indonesia yang memiliki arsitektur unik. Sedianya, masjid ini memiliki kubah dan atap yang dihiasi kaca berbentuk segitiga kecil, menyerupai kilauan berlian.
Masjid ini dibangun pada masa Perang Diponegoro tahun 1825 dan terletak di Jalan Kyai Hasyim Asy’ari, tepat di sebelah barat Alun-Alun Kota Bojonegoro.
Sekilas, bangunannya tampak seperti masjid pada umumnya. Namun, jika memasuki area serambi dan bagian dalam, akan terlihat keindahan hiasan kaca yang memancarkan cahaya seperti berlian ketika terkena sinar matahari.
Sebagai salah satu masjid tertua di Bojonegoro, Masjid Agung Darussalam telah mengalami beberapa kali renovasi. Terakhir, pemasangan kaca hias di bagian atap dan kubah dilakukan pada tahun 2014, sementara renovasi di halaman masjid dilakukan pada 2022.
Meski telah direnovasi, empat tiang utama dan kerangka kayu jati di dalam masjid masih asli sejak pertama kali didirikan. Beberapa bagian bangunan berbahan kayu juga tetap terjaga keasliannya sebagai warisan sejarah.
“Yang masih tersisa yaitu 4 pilar yang tidak boleh dihilangkan, itukan faktor sejarah. Untuk bangunan lama yang sisa kayu masih kami gunakan,” kata Takmir Masjid Agung Darussalam, Wasito yang dikutip pada Selasa, 4 Maret 2025.
Sebagaimana, masjid ini selalu ramai dikunjungi jamaah setiap waktu salat, terutama di bulan suci Ramadan. Kebersihan, kenyamanan, dan keindahan arsitekturnya menjadikan Masjid Agung Darussalam tempat yang menenangkan bagi umat Islam dalam menjalankan ibadah.
Editor: Redaktur TVRINews
