
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati
Penulis: Fityan
TVRINews – Jakarta
Menkeu Sri Mulyani Ungkap Perincian Alokasi Anggaran Negara di Berbagai Wilayah; Program Makan Bergizi Gratis Jadi Salah Satu Prioritas Utama.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati membeberkan alokasi anggaran Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2026 yang menunjukkan disparitas signifikan antara penduduk di wilayah timur dan barat Indonesia. Penduduk di Maluku dan Papua akan menerima anggaran sebesar Rp12,5 juta per orang, jumlah ini jauh di atas rata-rata nasional dan hampir dua setengah kali lipat dari alokasi untuk penduduk di Pulau Jawa yang hanya sebesar Rp5,1 juta per orang.
Pemaparan ini disampaikan Sri Mulyani dalam rapat daring dengan Komite IV DPD RI pada Jumat (5/9/2025). Menurut Menkeu, perbedaan alokasi ini mencerminkan komitmen pemerintah untuk pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan di daerah yang selama ini dinilai tertinggal.
Angka Rp12,5 juta per orang di Maluku-Papua akan dialokasikan untuk sejumlah program prioritas, termasuk Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi 2,4 juta penerima, Sekolah Rakyat (SR) untuk 3,9 ribu siswa, dan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi 3,6 juta orang.
Di sisi lain, penduduk Pulau Jawa, yang memiliki populasi terpadat, mendapatkan alokasi Rp5,1 juta per orang. Angka ini mencakup program MBG untuk 45,1 juta penerima, SR bagi 12,2 ribu siswa, dan CKG untuk 73,5 juta orang.
Menanggapi disparitas ini, Sri Mulyani menegaskan bahwa RAPBN 2026 dirancang untuk mendorong transformasi ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara adil. Dalam unggahan di akun Instagram resminya, ia menulis, "APBN bekerja keras, namun dijaga tetap sehat dan kredibel untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara adil dan mendorong transformasi ekonomi."
Ia menambahkan bahwa belanja negara yang efisien dan produktif akan mendukung delapan prioritas nasional, termasuk ketahanan pangan, energi, pendidikan, kesehatan, serta program-program seperti Makan Bergizi Gratis.
Selain Maluku-Papua dan Jawa, Menkeu juga merinci alokasi untuk wilayah lain. Penduduk Kalimantan akan menerima Rp8,5 juta/orang, Sulawesi Rp7,3 juta/orang, Sumatera Rp5,6 juta/orang, dan Bali-Nusa Tenggara sebesar Rp6,4 juta/orang.
Editor: Redaktur TVRINews
