
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia (Kanan)
Penulis: Nirmala Hanifah
TVRINews, Jakarta
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memastikan ketersediaan pasokan minyak mentah (crude) nasional dalam kondisi aman hingga akhir tahun 2026. Hal tersebut, diungkapkan di Istana Negara pada Kamis, 16 April 2026.
Kendati demikian, ia enggan merinci terkaitnnilai pasokan, investasi, serta volume crude. Namun, ia menegaskan bahwa pemerintah telah mengantisipasi kebutuhan energi nasional sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.
“Saya ingin menyampaikan bahwa Bapak Presiden selalu memikirkan bagaimana agar ketersediaan energi kita dalam satu tahun tetap terjaga,” ujar Bahlil.
Ia menambahkan, berdasarkan arahan tersebut, pihaknya telah menindaklanjuti pengamanan pasokan minyak mentah sejak bulan ini hingga Desember 2026.
“Untuk crude satu tahun, mulai bulan ini sampai dengan Desember, insyaallah sudah aman. Jadi kita tidak perlu risau,” katanya.
Lebih lanjut, Bahlil menekankan bahwa fokus pemerintah saat ini adalah meningkatkan kapasitas produksi kilang dalam negeri agar pemanfaatan crude dapat lebih optimal.
“Sekarang tinggal bagaimana kita meningkatkan produksi dari kilang kita,” tutupnya.
Editor: Redaktur TVRINews
