
sumber: Istimewa
Penulis: Nirmala Hanifah
TVRINews, Jakarta
Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT) melalui Representative Office 1 (RO1) bersama Jasamarga Tollroad Maintenance (JMTM) menangani genangan di Ruas Tol Jagorawi arah Jakarta, tepatnya di KM 12+800 hingga KM 12+600, dengan ketinggian air sekitar 30 cm. Di mana, genangan tersebut mulai terlihat pada Sabtu, 21 Maret 2026 sejak pukul 16.45 WIB akibat curah hujan tinggi.
Alvin Andituahta Singarimbun, Senior Manager RO1 JMT, menyatakan, jika volume air yang melebihi daya tampung saluran mengakibatkan air pada saluran meluap dan menggenangi jalan tol
“Hasil pengamatan petugas di lapangan, genangan disebabkan oleh volume air yang melebihi daya tampung saluran, akibat tingginya debit air yang masuk baik dari jalan tol, maupun dari lingkungan masyarakat sekitar jalan tol. Akibatnya air pada saluran meluap dan menggenangi jalan tol,” bebernya
Untuk mempercepat aliran air, petugas JMTM membersihkan sampah di saluran, sementara petugas Jasamarga Tollroad Operator (JMTO) melakukan pengaturan lalu lintas.
“Saat ini, bahu jalan dan lajur 1 serta 2 tidak bisa dilintasi, tetapi lajur 3 dan 4 masih dapat digunakan,” terangnya
Selain itu, genangan juga terjadi di Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) KM 10 arah Bogor.
Ia juga menjelaskan jika pompa air bersih mengalami kerusakan sehingga TIP ditutup sementara mulai pukul 19.30 WIB hingga seluruh peralatan kembali berfungsi normal, atas keputusan kepolisian.
“Atas kejadian ini, Jasa Marga meminta maaf atas ketidaknyamanan yang dialami para pengguna jalan selama proses penanganan berlangsung,” pungkasnya
Editor: Redaktur TVRINews
