
Kereta Cepat akan Diperluas ke Surabaya, Kemenhub Lakukan Kajian Jalur
Penulis: Ridho Dwi Putranto
TVRINews, Jakarta
Rencana perpanjangan jalur kereta cepat dari Jakarta hingga Surabaya semakin menguat. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) saat ini tengah melakukan kajian jalur untuk melanjutkan proyek tersebut.
Wakil Menteri Perhubungan, Suntana, mengungkapkan bahwa pemerintah optimistis proyek kereta cepat dapat diteruskan hingga ke Surabaya.
Hal ini disampaikannya dalam International Conference on Infrastructure (ICI) 2025 di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta Selatan, pada Rabu, 11 Juni 2025.
“Meski saat ini baru menjangkau Jakarta-Bandung, kita optimistis ke depan akan sampai ke Semarang dan Surabaya. Kita tahu betapa sulitnya membangun Whoosh, terutama dari sisi pembiayaan,” ujar Suntana.
Menurutnya, beberapa perusahaan telah menyatakan ketertarikan untuk terlibat dalam kelanjutan proyek kereta cepat, termasuk PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC). Saat ini, Kemenhub masih mengkaji jalur yang paling tepat untuk digunakan.
“Kita sedang meninjau apakah jalur lanjutan akan melewati sisi selatan atau utara Pulau Jawa,” tambahnya.
Sementara itu, Jepang juga menyatakan minat untuk terlibat dalam proyek kereta cepat Jakarta-Surabaya. Duta Besar Jepang untuk Indonesia, Masaki Yasushi, menyebut bahwa Jepang terbuka untuk bekerja sama, namun menginginkan adanya pembahasan yang matang terkait rencana tersebut.
"Anda tahu sejarah dari proyek ini. Berdasarkan itu, kami tentu berminat membangun kereta cepat di sini. Namun kami butuh kepastian anggaran dan jaminan keuntungan jangka panjang,” kata Masaki di Kantor Kedutaan Besar Jepang, Kamis, 5 Juni 2025.
Meski menyatakan minat, Masaki mengaku pesimistis kerja sama antara Jepang dan Indonesia dapat terwujud.
Mengingat pengalaman masa lalu di mana Indonesia memilih menjalin kemitraan dengan China untuk pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung, meskipun sebelumnya telah berdialog dengan Jepang.
Editor: Redaktur TVRINews
